To Ease ” Rasa Sumpek “

Setiap orang punya cara-cara tersendiri dalam mengusir rasa sumpek and BT yang kadang datang tanpa di duga dan anehnya kadang tanpa sebab (sebenarnya ada sebabnya, cuman kita tidak tahu saja:D)

Namanya juga sumpek, pasti bikin kita uring-uringan dan apapun yang orang lain lakukan sama kita jadi terasa salah, dan menjadi parah saat kita tidak mampu mengontrolnya (wew!aku banget nie, sorry ya cinta, kalau kamu sering jadi korban, karena aku tidak pernah ada maksud seperti itu :D )

Ada beberapa hal yang dilakukan orang untuk mengusir sumpeknya:

1. Ada yang mengusir sumpeknya sambil mendengarkan musik dengan suara keras dan menghentak-hentak, kalau personally buat aku ini makin stress dah! Ha ha ha

2. Dengerin musik yang melow sambil menghayati gitu, terus ikutan nangis (cewek banget….:D)

3. Dengerin musik favorit sambil ikutan nyanyi; mendingan kita karaoke aja yuk rame-rame!

4. Ada juga yang pergi dugem. He he he, semalam 2 orang teman nyamperin aku yang sudah merebahkan diri di kamar, dia ngotot ngajakin dugem walau aku sudah menolak berkali-kali dengan alasan aku lelah dan ngantuk banget. Karena saking ngototnya kahirnya aku tanya ” napa sey, Mbak? sabtu aja, seninnya kan aku gak kerja ” pertanyaan dan alasan agar aku tidak lagi di paksa ” dia menjawab ” aku lagi sumpek banget ney, say. Seperti yang aku ceritain kamu di kantor tadi pagi. Aku pingin have fun ” hu hu hu hu. Kalau aku sey sumpek di buat dugem makin nangis2 dech, karena its not my way to ease the sumpek :D

5. Ada yang menyepi, menyendiri dan merenung

6. Ada yang menumpahkan uneg-uneg dengan menulis

7. Ada yang langsung mandi, keramas berwangi-wangi

8. Mandi, mengambil wudhu dan mengaji (Like this!) ;)

9. Mencari pelampiasan, melepaskan rasa sumpek…

10………………………………….(dll)

Bagaimanapun caranya, setipa orang memang mempunyai cara sendiri yang di anggap mampu meringankan rasa sumpeknya itu, dan itu menandakan bahwa setiap orang mempunyai karakter yang berbeda dan unik dan tentu saja menjadi warna-warna indah tersendiri bagi setiap individu itu. Dan ini juga merupakan pertanda kalau setiap orang memiliki benteng pertahanan terhadap masalah yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, mereka yang spontan menumpahkan rasa kesal dan sumpeknya bis ajadi sebagai pertanda kalau orang itu memang tak mampu menahannya, oops, sorry belum melakukan riset, jadi saya tidak berani bicara banyak. Akan kembali setelah saya melakukan riset, ayh! ;)

Yah, ini hari Sabtu waktunya untuk tersenyum dan biarkan rasa sumpek itu lewat…..

” Sumpek, silahkan lewat…….”

About these ads
Leave a comment

16 Comments

  1. Kalau saya sih yang nomer enam,menulis di blog bales komentar.Hehehe ;-)

    Reply
  2. He he he he

    Oh…berarti kalau lagi menulis lagi sumpek, yah?

    piss !

    Reply
  3. Aku pilih no 3, 6, ama 8. :D
    intinya kalo sumpek ya tinggal menyibugkan diri aja. :D

    Reply
  4. Kalau Aku berjalan keluar memutari jalan kota tempat tinggalku.. Kira2 nomor berapa ya? :D

    Reply
  5. 10. beli rokok 12btg habisin dalam 1mlm. inget jaman kuliah dulu ma kwan2. lho koq malah curhat.hahay… :D
    sekarang bintang dah gak sumpek kan? :)

    Reply
  6. Hari ini senin yang ceraahh… saatnya kita untuk kembali memelihara senyuman.. :) :)

    Salam,

    Reply
  7. Wah jangan dah mencari pelampiasan….gawat tuh…kalau yang positif boleh…mendingan makan cemilan biar gendut heee :)
    kalau sumpek itu sumbernya dari mata, pikiran yang terbebani dan turun kehati, kesel dah. mungkin dengan mencari suasana baru yang lebih nyaman dan tidak terlalu banyak frekwensi untuk berkutat dalam kemelut. tergantung dech ;)

    Reply
    • Ha ha ha
      Iya, dan paling suka lari memandangi bintang-bintang tapi kalau lagi mendung jadi rasanya harus ada pelampiasan :D

      Reply
  8. Rasa sumpek memang akan senantiasa datang tanpa kita undang sekalipun. Dan cara yang bagus mengatasi sumpek itu mungkin dilakukan dengan hal2 positif seperti nomor : 3, 5, 6, 7, 8

    Reply
  9. reyhan dedik maharga

     /  April 28, 2012

    rasa sumpek yang kadang kita alami cuma bersifat relatif

    Reply

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,609 other followers

%d bloggers like this: