Dengan tangan bersimbah darah aku punguti serpihan-sepihan kaca terbelah;
Ku abaikan rasa sakit yang tak tertahan, demi menyatukan pecahan-pecahan kaca itu;
Dengan tangan bersimbah darah aku punguti serpihan-sepihan kaca terbelah;
Ku abaikan rasa sakit yang tak tertahan, demi menyatukan pecahan-pecahan kaca itu;
Posted by Pendar Bintang on September 19, 2010
http://pendarbintang.wordpress.com/2010/09/19/ungkapan-hati-terakhir-tentang-sakit-hati/