Di atas Sajadah


(more…)

Semangat pagiku

Pict taken from Google

Tuangkan kopi hangatku untuk menyambut pagi...


(more…)

Melanjutkan episode hidup

Melanjutkan episode hidup

Sering sekali kita jengkel kalau film favorite yang kita tonton tiba-tiba berakhir, entah itu bersambung untuk episode berikutnya karena dia sinetron bersambung atau Film beneran yang satu kali tayang langsung habis.
(more…)

Tentang kasih

Picture Taken from Google

Kasih seluas samuderah; Jika hatimu mulai dingin hangatkan dengan mengasihi


(more…)

Pemuda dan ego

Menatap lelah kau pada cakrawala, menghadap hamparan ego
Menelan rasa getir dan kekecewaan..
Bisa kau rubah buruk menjadi baik, mampu kau tutup palsu dengan janji,
Kau daki gunung, arungi laut tapi tidak egomu
Sungguh kau ditunggangi oleh ego
(more…)

Ungkapan Kecemasan

Pengalaman tak selalu menjadi guru yang terbaik...

Air tergenang mulai mengering, udara dingin yang menyisah membuat bulu kuduk sedikit merinding. Ada banyak yang tersisah dari hujan semalam. Keegoisan, ketamakan, ketidak pedulian dan dari sisi saya sendiri kemarahan dan prasangkah yang kurang baik.
(more…)

Refleksi kegundahan

Lontarkan tanya yang menyobek-nyobek dinding kebisuan,

Memuntahkan segala rasa bosan akan rayuan, tataplah kebisuan, lihatlah kesunyian,

Tak adakah kau temukan jawab?
(more…)

Selamat pagi, sayang…


(more…)

Suddenly I Love You

Minggu ceria 24 October 2010

Tak pandai diri lari dari mimpi indah;

Namun hari ini, sebuah pesan singkat yang aku tunggu membuatku lari darinya,

bahkan sangat kencang. Semua tercengang, heran…

 

(more…)

Hati yang merindu

Di ujung lembah kutermangu, matahari terbit membentangkan selimut kencana di atas hamparan tanah dan perbukitan, engkau datang menggenggam jemariku seraya mengajakku duduk di sisi batu karang, dimana bunga lembayung sembunyi di baliknya.

Menjejal makna tersirat dari ajakanmu,
Namun tak berani bertanya…Hanya seutas senyum manis kau lemparkan, ah..kenapa irama jantungku jadi tak teratur?
Semua terlihat lebih jelas dari raut anggun dan mata teduhmu;

Kita terduduk dalam sepi, mendengar suara hati yang mendalam,
Yang sarat akan keheningan dan pengertian, menangkap rintihan hati dan jiwa sehingga kesempurnaan pemahaman pun tercapai.

Mentari membisu, kehangatannya membius hati yang merindu
Ah, pertemuan yang menggebu dan selalu ku tunggu;
Sungguh syahduh dan menciptakan rindu..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,610 other followers

%d bloggers like this: