Kalau “aku”…

” Kalau aku jadi kamu, aku nggak akan mau masuk dech, kan kamu sedang cuti ” ujar seorang teman di suatu kesempatan, aku cuma mesem saja ” profesionalisme dan tanggung jawab! “ jawabku santai.

” Kalau aku jadi kamu, aku akan tinggalkan cowok itu, ngapain bertahan dengan dia “ ucap seorang teman lagi di suatu kesempatan lain. Dan lagi, aku cuma mesem saja ” Lha gimana, wong kadung cinta, ha ha ha “ jawabku ” makan cinta ya, boooo “ sahut seorang teman yang lain dan tawa kami pun menggelegar.
(more…)

Dasrun menjadi terkenal!

Di episode ke-4 lalu di blognya Mbak Titik diceritakan dasrun mengikuti kontes menulis cerita fiksi berhikma atau KUCB di BlogCamp demi mendapatkan uang untuk biaya berobat anaknya, Rama.

Apakah akhirnya Dasrun bisa memenangkan kontes itu? Apakah malah Iyha yang bekerja untuk membantu perekonomian keluarga mereka? Baca kisah selanjutnya yah…. (more…)

Seperti anak-anak…

Mentari menyapa rama dan bergembira, anak-anak kecilpun bercengkeramah ceria, saling merangkul berangkat kesekolah….
Tak sedikitpun kekhawatiran terlihat di binar matanya,
(more…)

Pelajaran dari sebuah luka


Aditya bingung, tercengang tapi juga pasrah tak bisa berbuat apa-apa lagi membiarkan begitu saja ibu tua itu membersihkan luka ditangannya…

Sambil menahan perih dia bertanya:

” Ibu, kenapa Ibu mau menolong saya? Sedangkan orang lain menghujat dan menyumpahi saya “

Si Ibu hanya tersenyum, sangat bersahaja sambil terus membersihkan luka Aditya yang ternyata lumayan parah. Aditya semakin penasaran dengan Ibu itu, sambil meringis menahan sakit Aditya bertanya lagi:
(more…)

Bagus buat Anggun


Kamar Anggun, 19 January 2011


Anggun menghela nafas panjang, menatap monitor kecil ponselnya. Deretan nomer yang pemiliknya telah mengusik mengacak-acak hatinya, ada percakapan di dalam ruang hatinya.

“Aku harus bertanya, aku harus menanyakan kabarnya, karena aku khawatir”

tapi saat beberapa huruf sudah di ketiknya, sisi hatinya yang lain langsung berteriak!

“Tidak! Jangan meng-SMS nya…untuk apa? dia tak membutuhkanmu kini, dia sudah kembali lagi pada kekasihnya itu”

Anggun pun segera menghabus deretan kata yang sudah di ketiknya itu, dia menghela nafas panjang.

“Anggun, tidakkah kau mengkhawatirkannya? bukankah kau tulus menyayanginya?” hatinya berkata lagi, dia semakin gelisah…

“Kamu itu bodoh atau apa sih? Kamu telah mengorbankan banyak waktu untuknya, tapi apa yang dia berikan padamu? dia hanya mencarimu saat dia butuh” Hatinya yang lain memprovokasi, Anggun melempar ponselnya ke kasur, lalu berteriak..
(more…)

Kesempurnaan


“Kesempurnaan bukanlah keadaan melainkan cara berpikir”

Quote singkat ini aku ambil dari buku yang aku dapat dari PakDhe di Blogcamp. Saat membaca buku ini, aku sedang terobsesi sekali pada kesempurnaan.

Ah, mungkin aku sedang lupa saat itu bahwa semua itu berasal dari pikiran kita. Meski itu suatu tragedy jika kita melihatnya sebagai suatu pembelajaran berharga yang membuat kita lebih bijak, betapa sempurnahnya keadaan itu.

Kesempurnaan itu adalah kita saat ini, saat berada di sini dengan orang-orang yang menyayangi kita, dengan pekerjaan kita saat ini, dengan apa yang kita lakukan saat ini. Saat ini, kita di sini.

Sungguh ALLAH memang tak pernah datang lebih awal dan terlambat dengan pertolongan dan rahmadnya, DIA selalu tepat waktu.

Hanya ini, untukku yang kemarin lalai dan terobsesi pada kesempurnaan.

Feel me, I’ll fill you…


Bahasannya seperti berpihak pada kaum Hawa, tapi sebenarnya tidak ini sebuah rahasia untuk kaum Adam.
kalau bukan rahasia besar berarti hanya ungkapan hati seorang perempuan.

Tentang bagaimana seorang wanita yang ingin difahami dan saat kalian bisa memahaminya maka mereka akan bisa mengisi hidup kalian, menjadikan hidup kalian utuh.
(more…)

Sebuah keputusan


” Kami bukanlah orang-orang yang hebat yang selalu mampu bersabar ” kata Gadis berkepang dua itu sambil merangkul adiknya yang hanya beda beberapa centi lebih pendek darinya.

“Tapi Anda yang saya percaya bisa menangani ini, bukankah keahlian Anda dalam menghadapi orang-orang yang keras kepala, suka ngeyel dan egois seperti dia” Paksa lelaki setengah baya berseragam hitam itu.
(more…)

Putri Ana Jelita & Lelaki tua


Tersebutlah seorang putri cantik dan jelita di negeri Hanasuki, sebuah negeri nan indah dan asri dengan taman bunga di mana-mana. Sang Putri bernama Ana Jelita suka sekali bermain di taman, menghabiskan waktu dengan mengamati bunga-bunga yang sedang tertipu angin, atau sedang dihisap madunya. Pemandangan seperti itu membuatnya tersenyum dan belajar bahwa hidup memang harus saling mengisi dan mengasihi.
(more…)

Aku ingin…


Dalam dunia tulis menulis yang aku inginkan sesuatu yang simple saja. Bukan menjadi penulis cerita roman picisan, dengan rangkaian kata yang puitis dan mendayu-dayu, menyayat hati dan membuat seseorang flying high, bukan…….
(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,609 other followers

%d bloggers like this: