Temaram pagiku jika tak mendengarmu, panas hatiku jika tak mendengar puji rayumu…
Namun, semerbak harum mawarmu mengantar aroma rindumu yang memuncak. Tak adakah mesin waktu untuk kita?
Merindukan cerita-ceritamu yang membuatku merajuk manja, marah dan semakin rindu. Tak adakah kendaraan super express yang bisa membawa kita kesetiap moment itu?
Terima kasih sayang karena telah menjadikanku yang terakhir bagimu, I love you…





