Gadis main hati

Dulu pernikahannya adalah suatu yang sangat membanggakan, ya bagaimana tidak? Untuk beberapa orang menikah dengan seorang prajurit (apalagi AU) adalah satu prestasi tersendiri.

Jadi, tidaklah salah jika Gadis, nenek gadis juga orang tuanya membangga-banggakan Gadis di depan saudara-saudara mereka. Mereka bilang Gadis sangat pintar memilih suami. Gadis masih sangat belia saat itu, mungkin untuk ukuran anak-anak jaman sekarang usianya masih terlalu mudah untuk sebuah pernikahan, karenanya dia masih membawah sifat kekanakan juga jiwa remajanya yang menggebu dan senang bermain-main itu ke dalam pernikahan mereka, analysa ngawurnya “let say, dia masih kurang pengalaman alias masih sedikit mengenal macam-macam karakter lelaki”.
(more…)

Dongeng Secangkir Kopi

Saat itu di pagi hari, seorang bidadari datang ke bumi dia mendatangi sebuah istana dingin yang dengan penghuni-penghuninya yang menatap kehadirannya tanpa ada tawa dan senyum ceria terukir di bibir mereka.

Bidadari menangkap kalau ada yang salah dengan penghuni istana ini, jadilah dia menuju dapur istana dan dengan hati riang membuat satu ramuan ajaib untuk disajikan di tengah-tengah kebekuan penghuni istana itu.
(more…)

Sahabat

Malam ini, aku tersenyum ceria menatap ke arah luar jendela sambil menikmati bulan penuh. Lama aku tak menikmati malam dengan cara seperti ini, menghitung bintang dan mencoba mencari-cari di mana diriku. Diriku? Iya…diriku di antara bintang-bintang itu.

Dalam pandanganku, sinar bulan malam ini berlapis-lapis dan lebih berwarna daripada pelangi. Sungguh tak sabar aku menunggu esok meski aku sangat menikmati malam ini, karena saat-saat seperti ini selalu membawaku ke dalam kenangan indah saat-saat bersama dengan Yuda, sahabat dekatku. Aku menyukai Yuda, ya tentu saja ini bukan cinta tapi aku menyukainya dan juga menyayanginya sehingga saat-saat bersama dia menjadi indah dan penting untukku.

Demi masa depan kami berdua harus berpisah, Yuda harus meneruskan studynya di Jogja dan aku tetap stay di Malang, satu tahun kami berpisah, komunikasi hanya terjalin lewat telpon dan SMS dan pada akhirnya besok baru bisa bersua kembali.
(more…)

Satu Hari Saja!

Sejauh kaki melangkah Dinar tak berani melakukan sesuatu bodoh yang akan membawa masalah dalam cerita kehidupannya, karena sudah berhati-hati pun masalah tak pernah absent menghampiri hidupnya. Life is so complicated.

Tapi, kali ini dia tak dapat melawan ingin hatinya agar dapat berjumpa dan menghabiskan waktu barang sehari saja dengan seseorang yang selama ini dirindukannya, bukan kekasihnya hanya seorang sahabat atau seorang yang pernah dekat dengannya. Kalau hal ini dilakukan dulu mungkin tidak akan apa-apa tapi jika dilakukan sekarang ini akan menjadi suatu masalah, karena Dinar sadar mereka tak akan pernah bisa bersatu. Love is so complicated.
(more…)

Reuni

“Deg” rasa-rasanya ada sesuatu yg nyetrum saat melihat senyum itu, potongan rambut itu, penampilannya, gaya berjalannya, saya seperti pernah mengenali dia entah di mana dan entah siapa karena profesi saya sebagai seorang manajer project sangat memungkinkan bertemu banyak orang. Ya, karena tak mampu mengingat siapa dia akhirnya saya cuekin saja dan segera memasuki ruang meeting yg sudah disediakan oleh lembaga pemerintah ini meski saya rasa masih ada yang aneh karena saya rasa pria itu jg menatap saya dengan tatapan penasaran dan berusaha mengingat-ingat sesuatu. Tapi, masa bodoh-lah mungkin karena saya sudah menatapnya lumayan lama untuk sebuah sekedar lirikan makanya dia jadi jengah dan berusaha mengungkapkannya dengan menatap saya seperti itu, mungkin dia berpikir cewek ini gila pula menatapku kaya begitu.

Saya ayunkan langkah percaya diri saya seperti biasa, mengekor langkah boss yang juga turut serta dalam meeting kali ini. Perusahaan kami sudah biasa mengerjakan proyek pemerintah, namun untuk proyek pemerintah di daerah seperti ini dengan tempat wisata yang belum cukup ter-explore adalah pertama kalinya makanya saya yang mengajukan diri untuk presentasi karena saya takut boss saya dengan kemampuan bahasa Indonesia dengan nila D-(minus) itu malah bikin mereka gak pakai perusahaan kami, lantas kenapa boss saya ikut? Ya buat pemanis saja, hehehehe
(more…)

Bukan cuma Romeo dan Juliet

Saat cinta tak mampu memelukmu, mungkin kau akan kecewa dan merutuk nasib yang tak memihakmu namun mungkin di saat seperti ini kamu mulai belajar menghargai cinta yang datang padamu. Menghargainya, dengan tidak melepaskannya jika kau memang menghendakinya bukan terpaksa tapi karena kau ingin bersamanya.

Hanya sebuah kiasan, tak ubahnya rangkaian kata-kata indah yang kau permanis agar apa yang ingin kau sampaikan tak menyakiti hati seseorang namun ini bukan hanya sebuah cerita tentang kata kiasan, namun sebuah cinta sebenarnya yang entah disebut cinta tak sampai, penyesalan, jodoh, nasib atau…..entahlah semua berhak menilai ini hanya sebuah kisah yang berakhir indah untuk seseorang dan tragis untuk yang lainnya. Mungkin memang benar statement “Bahwasannya untuk sebuah kebahagiaan harus ada seorang yang berkorban” saya tak setuju tapi, begitu yang tejadi di sini….
(more…)

Calon Suami

Pelan Satria mengeluarkan isi dari amplop itu yang tak lain adalah foto-foto gambar dirinya yang sedang bercumbuh dengan beberapa wanita berbeda, Mama dan Papa Satria tercengang bahkan Papa Satria sempat menyahut satu gambar dari tangan Satria dengan kasar. Satria tak mampu mengatakan apa-apa, hanya kaget dan terkejut dia memang berniat jujur tentang hal ini tapi tidak dengan cara seperti ini. Sedang Amanda sudah terisak di dada sang Ibu.

Adik Satria bertindak sedikit lebih bijaksana, saat ada salah satu anggota keluarga lain mulai melihat-lihat gambar itu dia langsung menyahutnya. Dia bilang hal ini tak pantas dilihat, kalaupun sudah tahu ya sekedar tahu saja. Kini Satria harus memberikan penjelasan tentang gambar-gambar itu.
(more…)

Calon Suami

Orang Jawa bilang memilih jodoh itu harus mempertimbangkan bibit, bebet dan bobotnya. Amanda tidak melakukan itu karena tanpa melakukan itu dia mendapatkannya, bibit, bebet dan bobot calon suaminya sangatlah mantab kata orang-orang. Ya, seperti yang orang kebanyakan bilang, Amanda sangat beruntung karena mendapatkan semua yang perempuan impikan. Jadi ini memang suatu keberuntungan saat seseorang mendapatkannya dengan suatu kebetulan.

Sesuatuyang lucu tapi lumrah, masyarakat memberikan standar umum  terhadap pasangan idaman seorang perempuan, padahal setiap perempuan boleh saja memiliki standard yang berbeda-beda. Tapi, tak dapat dipungkiri jika seorang perempuan mendapatkan pasangan yang berkecukupan dan bertampang tampan sedikit saja pastinya dia akan mulai sedikit sombong, bagaimana tidak sombong, wong wajahnya emang pas-pasan! Ha ha ha
(more…)

Calon Suami


Ibu Amanda muncul dari balik pintu, Amanda berusaha tersenyum namun terlihat sekali senyumnya dipaksakan.

“Nak, Ibu bingung katanya kok kateringnya kamu batalkan? Kamu jangan membuat keputusan sendiri, ibu heran belakangan ini kami sangat aneh”
seloroh sang Ibu.

Amanda, menarik nafas panjang. Menarik ibunya ke tepi ranjang, mendudukkannya lalu dengan sangat manja Amanda meletakkan kepalanya di pangkuan sang ibu.

“Jangan kolokan begini…sebenarnya apa yang terjadi, Nak? Kamu ada masalah?” tanya sang Ibu masih dengan suara rendah
.
“Ibu…ibu tak perlu menyiapkan apa-apa. Ibu tak perlu capek-capek ya….nanti ibu sakit” gumam Amanda lirih, smabil menatap lurus ke arah mata sang Ibu. Sang Ibu terlihat terkejut.
(more…)

Calon Suami


Setiap orang memiliki masa lalu, iya Amanda tahu itu. Bahkan Amanda pun memiliki masa lalu namun demikian masa lalu itu tak lagi membayangi dan membuntutinya sampai sekarang. Jika seseorang memutuskan untuk menikah, sejatinya pasangannya harus bisa memaafkan masa lalu dari pasangannya itu karena yang tepenting sekarang bukanlah masa lalu itu, karena yang akan dijalani adalah masa depan, lalu untuk apa mengkhawatirkan masa lalu?
(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,612 other followers

%d bloggers like this: