Writing Letter is Fun

Saya pernah menulis tentang menulis surat, bagaimana saya terbiasa menulis surat untuk menyampaikan maksud saya dan bahkan dalam dunia kerja pun hampir 50% pekerjaan saya menulis surat (baca; email) untuk berkomunikasi dengan client dan juga kolega.
(more…)

Namaku Angin

Hai, namaku angin yang senantiasa mengiringi kesendirianmu di bawah terik matahari di tepi pantai ini.
Namaku angin yang senantiasa menemani pagi-pagimu,
menghembuskan semangat meski kau terkadang menyambutnya dengan malas,
membelai sayang meski terlalu sering kau merengkuh dengan enggan….

Hai, aku angin….
Yang mampu terpah tonggak tinggi dan besar sekali pun…
Namun, aku lebih suka membelai wajahmu dengan mesrah dan membuatmu tersenyum juga merasakan segaar di harimu yang penat…..

Hai, aku angin…..
Pagi ini hanya ingin mengatakan biarkanku membawah hujan bersamaku agar kau rasakan sedikit sejuk..

Sudahkah kita bersyukur hari ini?

BersyukurDalam satu bulan atau mungkin dua bulan, saya merasakan banyaknya tekanan dalam pekerjaan. Tetapi, entahlah saya sendiri sebenarnya tidak terlalu memikirkan tekanan-tekanan itu Cuma fisik dan pikiran terkadang capek. Belum lagi di luar pekerjaan saya juga memiliki masalah lain, namun saya bersyukur karena saya termasuk jenis orang yang selalu berusaha memotivasi diri sendiri.

Namun, masalah demi masalah memang terasa sangat berat beberapa minggu kemarin akhirnya saya memutuskan untuk mengambil cuti dan pergi ke Kalimantan Timur. Bukan satu tujuan sempurnah untuk berlibur, tetapi saya mendapatkan banyak hal selama berlibur, saya lebih bisa bahagia dengan segala permasalahan demi permasalahan yang datang.
(more…)

Potongan Gambar, Potongan Cerita

Potongan CeritaOrang narsis sering kali menjadi olokan, padahal kalau ditelaah lebih jauh lagi menjadi narsis adalah baik. Tentu saja ada beberapa hal negative tentang menjadi narsis, namun demikian saya tidak mau focus pada salah satu hal positive dan negativenya, hanya beberapa fakta dari orong-orang narsis ini.

Orang narsis itu sebenarnya orang-orang yang menghargai sejarah (kenangan) dengan membuat gambar dari suatu kejadian maka di suatu masa yang akan datang orang itu bisa recall cerita dari gambar tersebut, tanpa peduli itu kenangan indah atau pun kenangan pahit.

Gambar atau foto yang kita buat merupakan potongan cerita yang ada di dalam buku hidup kita, jadi yang nggak hobby berfoto atau bernarsis ria ada baiknya sekarang mulai gak malu-malu di depan kamera…

Jadi, apa fakta lain dari orang narsis itu?

Berhenti mengeluh dan ikhlas….

berpikir kerasSaya tak biasa mengeluh, selalu meyakinkan diri untuk semangat dan positive thinking kalau pun keceplosan itu pasti juga di luar kendali saya. Tapi, secara sadar saya usahakan untuk tidak pernah mengeluh karena mengeluh itu tidak pernah merubah keadaan menjadi baik, saya sadar dan sesadar-sadarnya itu.

Namun, terkadang ada hal-hal yang terkadang tanpa saya sadari membuat saya mengeluh, meski saya sadar dan menyesal telah mengeluh tapi saya juga mengerti bagaimana perasaan saya sendiri. Lagi pula saya ini kan juga manusia biasa yang kadang capek, lelah atau kadang ingin menyerah.

Satu hal yang membuat saya terkadang bilang “capek“, “males“, “lelah” atau bahkan yang lebih panjang dan complete”aku capek banget, aku lelah dan kayanya mau menyerah saja deh karena apa yang aku lakukan seeprtinya tidak dianggap” Kalimat panjang ini sebenarnya bukan “saya” banget tetapi memang sempat dan pernah keluar karena di saat itu begitulah yang saya rasakan.

(more…)

Sebuah surat…….

Love LetterMengirim surat adalah hal yang senang saya lakukan semenjak kecil karena saya dulu termasuk orang yang mengalami kesulitan untuk bercerita. Saya sangat bersyukur meski tak pintar saya menyadari kekurangan saya mengenai komunikasi.

Banyak hal-hal yang saya simpan dan pendam dalam hati dan saya sampaikan lewat surat, bahkan dulu saat ingin menyampaikan sesuatu kepada Bunda dan tidak berani mengungkapkannya saya akan sampaikan lewat surat. Mungkin kalau jaman sekarang lewat SMS tapi, percayalah rasanya akan berbeda saat kita menulis surat. Di sana ada tulisan tangan kita yang akan diketahui juga bagaimana kondisinya saat menuliskan itu secara intuisi.
(more…)

A Marriage: Sebuah Renungan

Cincin PernikahanDalam beberapa hari ini saya telah merenungi banyak hal. Tak ingin sok bijaksana, ini hanyalah sebuah renungan, kata hati atau ungkapanm hati.

Dua bulan lagi insyaallah saya akan menikah, tetapi ada rasa yang mengganjal yang tak seharusnya saya ungkapkan di sini tapi saya ingin bagikan, mungkin ada beberapa sahabat yang pernah mengalaminya sehingga bisa membaginya dengan saya.

Ada beberapa hal yang membuat saya takut, bukan tentang kebebasan atau anak atau terlebih lagi materi, bukan! Ada hal-hal lain yang menyangkut hati yang membuat saya ragu.
(more…)

A Moment to remember…..


A Moment to Remember

Saya tiba-tiba saja berinisiatif menulis tentang sebuah moment gara-garta adik saya berkomentar tentang foto yang sedang saya lihat-lihat di laptop, foto yang kami ambil October lalu. Saya bilang, foto ini bagus seperti berbicara sesuatu dan adik saya bilang “a moment”

Yes, a moment to remember….
(more…)

Sebuah Renungan

Di sini adalah sebuah renungan tentang kehidupan yang sudah kita jalani, sekarang sudah memasuki minggu ke-4 bulan December, hanya tinggal beberapa hari lagi kita memasuki tahun 2013. Saya yakin, dulu pernah terbesit di pikiran kita apa yang akan terjadi di tahun 2012, dan 2012 pun akan segera berakhir.

Jadi, apa yang terjadi di tahun 2012 ini? Adakah hal-hal significant terjadi yang mempengaruhi hidup kita? Adakah kita tumbuh dan ada perbaikan di tahun 2012?

Usia semakin bertambah yang artinya jatah hidup kita di bumi ini juga berkurang, tak hanya perencanaan perayaan tahun baru yang seharusnya kita rancang tetapi hal-hal atau kebaikan-kebaikan apa yang mestinya kita rancang untuk tahun 2013 mendatang?
(more…)

Nadzar

Pernahkah kamu bernadzar? Saya kira sih hampir semua orang pasti pernah bernadzar, karena nadzar ini seperti merupakan sebuah janji kita kepada sang maha kuasa jika apa yang kita ingini itu menjadi nyata.

Saya kemarin bernadzar, berucap janji bahwa saya akan membeli 4 bungkus Tahu Tek-Tek Bapak itu jika malam ini dia berjualan, dan ya dia jualan.

Uang yg saya keluarkan untuk Nadzar ini memang tidak seberapa tapi….. Ya, bagi yang tidak membaca kisah Penjual Tahu Tek-Tek artikel saya sebelumnya tidak mengerti apa tujuan saya bernadzar dan saya bernadzar untuk apa.

Saya bernadzar jika Bapak jualan Tahu Tek Tek malam ini berjualan saya akan beli 4 bungkus dan membayar untuk 5 porsi. Dan Bapak ini jualan tepat di malam ke-4 sesuai perhitungan.

Jadi, bukan uang yang menjadi permasalahannya namun ini tentang timing alias waktunya! Saya beli di jam 11 malam di mana semua isi kost sudah tidur, jadi yang menjadi masalah sekarang bagaimana menghabiskan 4 bungkus Tahu Tek-Tek ini?

Tapi, janji sudah terbayar :D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,610 other followers

%d bloggers like this: