Refleksi kegundahan

Lontarkan tanya yang menyobek-nyobek dinding kebisuan,

Memuntahkan segala rasa bosan akan rayuan, tataplah kebisuan, lihatlah kesunyian,

Tak adakah kau temukan jawab?

Membunuhmu di setiap detak nadiku, menggorok janji-janji tak bermakna!

Bunuh saja dirimu jika tak mampu memahami setiap penggal kata yang lidahmu lafaldkan,

Lepas semua atribut cinta dan kasihmu..

Hidup ini terlalu indah sayang, untuk hanya merenung

Terlalu bearti untuk hanya menunggu..

Jangan bermimpi cinta dapat menelan racun,

karena aku telah membunuhnya pelan dengan keyakinanku!

Hai, aku berdiri di sini untuk berkata,

aku sudah siap dengan keindahan yang dijanjikan oleh pemilikku!

Tak akan kemenahan hujan manakala dia datang;

tak akan kulari dari malam mana kala dia hadir,

karena aku percaya dengan pemilik hatiku.

27 thoughts on “Refleksi kegundahan

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s