Di atas Sajadah


Di sana, di antara ilalang aku menerjang
Dan aku sempat tak tahu jalan,
Kemana kaki harus melangkah?
Kepada siapa aku harus berdoa

Ku temukan diriku dalam keadaan tak berdaya
Menatap diri penuh rona larah
Ah, aku telah meninggalkan-Mu begitu jauh
Ampuni aku, selamatkan aku..

Terpukurku di atas sajadah,
Menangis memohon ampun-Mu
Mengakui dosa-dosaku
Sungguh, Kau telah melapangkan jalanku untuk kemudian menuju indah-Mu

Di atas sajadah aku menangis akui dosa,
Dan mereguk ketenangan jiwa..

50 thoughts on “Di atas Sajadah

  1. @aldy : Bang liat tuh hani mulai panik banyak semutnya…entar dia pasti ngak bisa tidur tuh (kabur ah) entar yang punya rumah marah.

    bedaknya kapur semut, jadi nggak khawatir dech! 😆

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s