Menyapamu yang angkuh

Picture taken from Google.com

Aku hanya anak kecil yang berlari mencari jati diri, kesana kemari mengejar mimpi…
Aku hanyalah gadis riang yang akan berurai air mata saat kau rebut apa yang menjadi hakku…
Namun aku, bukanlah gadis lemah yang akan diam saja saat kau dengan indah menyakitiku…

Aku diam, bukan berarti tak berani tapi aku yakin bahwasannya kuasa Tuhan lebih besar,
Aku tersenyum, pun juga tidak pura-pura karena aku yakin bahwa senyumku memberi kekuatan besar untuk menatapmu…

Jika kau mampu tersenyum bangga dengan kuasamu saat ini, suatu saat kau akan terseyum masam menyadari kalau kau bukan siapa-siapa…

Menyapamu yang angkuh, semoga senyum tulus dan kesabaranku membuatmu tersadar…..

Advertisements

42 thoughts on “Menyapamu yang angkuh

  1. seperti puisi tapi penuturan yang lugas dan dalam ini menyiratkan rasa percaya diri yang tinggi dan penuh harga diri untuk melawan keangkuhan. untaian kata-katanya pas banget mewakili setiap perasaan yang mengalami hal yang sama.., keren…

  2. Menyapamu yang angkuh,

    Dengan salam, kubuka jendela pembicaraan,
    Berharap, cahaya menyinarinya,
    Berharap, kesegaran pembicaraan tercerahkan,
    Berharap, tersingkap kelambu hitam kebencian
    Berharap kembali tersenyum sang merah hati,,,

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s