Merindukanmu setengah mati

Meluapkan kerinduan di bahu Bunda...sungguh damai 🙂


Pagi ini saya membaca satu status teman yang sedang merindukan seseorang, wah,..kelihatannya merindukan itu indah yah? tapi bagaimana rasanya merindukan?Wah…rasanya nggak enak saudara-saudara…

Merindukan seseorang itu membuat kita uring-uringan, sebel dan nge BT-in pokoknya dan saat kita merindukan seseorang itu obat yang paling mujarab hanya bertemu! Benarkah? Well…yah..I don’t think so 😀
Continue reading

Sekelebat bayangan Irwansyah

Ini adalah satu kisah yg dimulai dr seorang pemuda, sebut saja N, sie N ini mukanya cukup gantheng (kalau ga mau bilang cakep banget,hahaha) orang bilang sih mirip ama Irwansyah, tahu Irwansyah kan? Yg main di Heart and Love itu lho and yang nama kekasih gelapnya Camelia.
Continue reading

Kok bisa selalu ceria?


“Pagi!!!” sapa ceriaku melalui telpon suatu hari, lalu suara di seberang yang mendengarkan sapaanku langsung berubah intonasinya, dari yang lemes menjadi ikutan bersemangat!

” Hani, kamu kok ceria banget sih tiap hari? “ tanyanya
” Kedengarannya nggak pernah pusing atau stress yah…. “ tambahnya lagi, aku tertawa dan lalu melemparkan sedikit candaan sebelum akhirnya mengutarakan niatku menelpon dia.

Kok bisa selalu ceria?
Continue reading

Kesadaran..

Aku sempat menggenggam malam, memiliki keindahannya dengan egoku

Aku juga sempat menguasai malam dengan kesombonganku..

Kini aku belajar menerima, bahwa malam tak hanya milikku

Aku belajar ihklas bahwa tak selamanya malam indah mengisi cerita-ceritaku

Aku menyusuri lorong waktu menuju esok, menikmati sunyi malam menghimpun mimpi..

Aku dan malam dalam kesadaran……

Tentang ketidak abadian

taken from Google dot com

“Rembulan masih indah malam ini, tapi aku sadar keindahannya tak hanya buat aku”

“Nad, bisa minta tolong bilangin ama Mamaku kalau aku malam ini pulang telat” papar Citra sepupuku sembari sedikit berlari meninggalkan aku di bangku kantin mengejar teman-temannya, aku mengangguk pelan seraya tersenyum. Tiba-tiba Citra kembali lagi.
“Hampir lupa, Nad…beliin donat buat Mama, ya?” bisiknya pelan
“Emang tante nitip minta dibeliin, ya?” tanyaku. Citra menggeleng kuat.
“Tidak, tapi kalau hari Jum’at begini Mama suka menghabiskan waktu membaca buku sambil nyemil, kan Sabtu Mama nggak kerja dan cemilan kesukaan Mama itu donat. tapi inget, ya donat yang coklat kacang” papar Citra panjang, aku diam saja mendengarkannya, hati ini rasanya ngiluh mendengar cerita itu.
“Donatnya beli di bakery ujung jalan deket perempatan itu ya!” tambah Citra lagi. aku mengangguk.
“Ok!” jawabku seperlunya
“Thanks ya Nad, kamu baik dech..” seloroh Citra sebelum pergi…
Continue reading

Langit masih biru

Dicuri dari Dumage dot com

“Langit masih biru sayang” gumam Bagas pelan…
“Dan akan selalu biru kecuali Tuhan berkehendak lain” sahut Tiara cepat, lalu beranjak dan melangkah meninggalkan Bagas dengan segera.
“Tiara! Kenapa kamu bersih keras meninggalkanku, kau akan tahu suatu saat bahwa akulah satu-satunya pria yang mencintaimu! Karena tak seorangpun yang bisa mencintaimu sebesar aku mencintaimu” teriak Bagas yang tak dapat terdengar dengan jelas oleh Tiara karena langkahnya yang semakin jauh…
“Kamu tak pernah tahu, Gas..aku sangat menyayangimu. Aku selalu berharap lelaki pendampingku itu adalah kamu, namun kamu terlalu lemah untuk membuat keputusan segera menikahiku” gumam hati Tiara…air matanya membasahi matanya indahnya….
Continue reading

Saya dan Pola pikir salah


Saya sering berbicara tentang pola pikir pada diri sendiri, karena saya percaya hidup kita akan berubah sekian ratus derajat dengan adanya perubahan pola pikir.

Pola pikir yang salah tentang suatu masalah misalnya: jika selama ini saya berpikir bahwa masalah selalu bisa diselesaikan dengan uang, a.k.a UUD (ujung-ujungnya duit) maka dalam hal apapun saya akan berpikir ke yang ujung-ujungnya duit. Padahal kan tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan duit? Bisa jadi saat saya ketemu dengan seseorang yang tidak sepemikiran dia akan tersinggung dan marah!
Continue reading

Aku ingin kamu peduli

Kepedulian yang di awali dari hal-hal kecil akan selalu manis, aku selalu gemas jika bersama orang yang kurang peduli meski aku bukanlah orang yang punya kepedulian tinggi.

Contoh simplenya, berjalan dengan teman yang habis makan permen dengan santainya membuang bungkus itu begitu saja sudah membuat aku sejujurnya sebel banget! Apalagi sampai melihat orang yang meludah di jalanan..
Continue reading