Serba “Terlalu”


Saya tidak akan bicara tentang terlalu cinta, terlalu sayang, terlalu benci, terlalu menyukai, terlalu jelek atau terlalu ganteng. Tapi ini tentang terlalu banyak, bukan terlalu banyak uang, terlalu banyak pekerjaan melainkan terlalu banyak bicara.

Terlalu banyak bicara membuat tidak focus, membuat ada beberapa hal yang bakal “missed” and you know if you asked me the same question, I will say “go to hell!”.

Maaf saya bicara kasar, saya sedang memendam amarah dan saya sedang butuh tempat menumpahkannya sehingga tidak merembet kemana-mana. In this case, tolong terima blog ini benar-benar sebagai media therapy, he he he he…..nah saya sudah bisa tersenyum, kan?

Makanya, siapapun kita, mau kita ini boss, kek, kita ini karyawan, kita ini anak atau kita ini orang tua, sebaiknya jangan banyak bicara karena banyak bicara hanya akanmembuat orang menutup telinga dan lagi kita sendiri jadi tidak dapat focus karena kejadiannya kan jadi sibuk nyari-nyari kesalahan orang saja.

🙂 Akhirnya saya bisa tersenyum kembali, terima kasih…….

Life is too beautiful buat marah-marah, cukup 5 menit dech, he he he he