Percakapan maya


“Cha….gue mau liburan ke Singapore nie…loe kapan?”

Chacha tersenyum membaca deretan kata di monitornya, Putra sahabat cowoknya semasa di kota B dulu. Sekarang mereka kembali ke kota-masing-masing dan hanya berhubungan lewat messenger or chatting.

“Belum pernah merencanakan liburan kesana, tapi minggu depan aku mau ke kota B”

Balas Chacha. Dengan cepat Putra membalas:

” Oh ya? kita ketemuan yuk! gue juga ada rencana mau ke rumah temen gue “

Chacha segera membalas lagi:

” Boleh, kalau gitu ntar aku minta pin BB kamu aja biar aku bisa hubungi. Sekarang aku udah ngantuk banget, kabar-kabari aja ya..”

ketik Chacha lumayan panjang karena matanya sudah sepet n gak bisa dibuka.

” Wah gue udha nggak pake berry-berry, Cha….udah gak jaman kali…loe sih beli berry-berry pas gak jaman juga…”

Balas Putra sekenanya. Chacha segera mengetikkan sesuatu dengan perasaan yang sedikit tersentil. Bukannya ganti kasih nomer telpon atau apa malah ngomong gitu…mau ketemuan gak sih begitu pikirnya…

“Beruntung kamu kerja cuma buat diri kamu sendiri, tapi aku beruntung karena aku kerja bisa bantu hidup keluargaku. Aku tidur dulu yah…have fun 😉 “

Putra langsung diem gak balas, gak tahu apa yang ada dipikirannya sekarang. 5 menit menunggu tanpa jawaban Chacha men-shutdown note booknya.

*Jujur saya juga nggak ngerti apa makna dari cerita di atas, he he he he. Hanya menebak-nebak apa yang sedang ada dipikiran Putra sampai dia gak balas-balas…..

Advertisements

8 thoughts on “Percakapan maya

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s