Kenangan Tersisah

Minggu sore itu, tanggal 18 March 2012, seperti biasanya aku, adik dan sepupuku berkumpul di kamar, kami bersendah gurau sambil nonton TV dan satu lagi aku yang entah kenapa jadi ketularan adikku yang sok-sok an memfoto diri sendiri, sok narsis, sok cantik, sok imut.

Tak ada firasat apa-apa, kami tertawa cekikikan karena cerita-cerita konyol atau sekedar celetukan dari bibir kami masing-masing yang emang ngasal dan diucap tanpa pikir panjang, hingga tawa kami terhenti saat adikku menerima telpon tapi hanya sebentar kemudian aku dan sepupuku lanjut cerita sendiri-sendiri lagi sedang adikku keluar karena ada pacarnya di ruang tamu. Saat asyik bercanda dengan adikku tiba-tiba saja HP adikku berdering lagi, mukanya tampak serius, pikirku pasti yang telpon pertama tadi makanya aku tetap cekikikan gak jelas, tapi tiba-tiba adikku berteriak keras “Diam, Mbak! dengerin ini! Mbah nggak ada, mbah meninggal” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, pikiranku langsung blank, aku bingung, kacau, di saat adik dan sepupuku menangis aku malah seperti orang kebingungan, aku mencoba menelpon Bundaku tapi tak diangkatnya, mencoba mengecek penerbangan rupanya paling malam pun jam 9 sedang saat itu sudah hampir setengah 9. Saat itu aku benar-benar BLANK.
Continue reading

Apa yang digossipin para cewek saat mereka bertemu?

Cowok-cowok mengira saat cewek bertemu maka yang dibicarakan mereka adalah tentang cowok, oops! tunggu dulu, jangan keburu GR. Itu memang tidak salah, tapi itu sepenuhnya todak benar karena cewek saat bertemu teman ceweknya hal yang akan dibahas dengan semangat pertama kalinya adalah hal baru yang ada dalam dirinya temannya itu, entah itu model rambut, baju atau bahkan tata rias dari temannya itu.

Seorang cewek akan merasa klik dengan seorang teman cewek jika mereka bertemu dengan teman-teman cewek yang mimiliki kesukaan yang sama. Tapi, yang pertama pasti bukan karena kesukaan mereka pada cowok yang sama karena topik yang membuat mereka pertama klik biasanya tentang fashion, langganan salon, model rambut terbaru dsb.
Continue reading

Kenapa melanggar aturan?

Ada satu pertanyaan yang cukup membuat saya ingin menjawabnya melalui tulisan ini.

“Kenapa seseorang melanggar peraturan?”

Jawaban pertama sih, pastinya karena orang itu memang dasarnya pembangkang sehingga tak suka diatur-atur atau dia memang tipe orang bebas yang tak suka terikat dengan peraturan. Kalau yang ini sih, I can say nothing….karena pada hal tertentu saya juga gak suka diatur-atur 🙂
Continue reading

Saya & Pemikiran Salah

Tadi siang saya sempat bercanda dengan teman kantor, awalnya kami berbicara tentang orang-orang yang membuat kami sebel akhir-akhir ini yang disebabkan oleh beberapa hal kemudian ujung-ujungnya jadi seperti curhatan atau diskusi, entahlah….

Saya bilang ke teman saya ini bahwasannya jika saya sudah bertemu dengan seseorang dan memberikan kesan buruk sama saya walau awalnya baik itu akan menjadi keterusan tidak baik di mata saya. Bukan buruk tapi tidak baik, karena saya juga sudah memaafkan dan melupakannya namun enatah mengapa rasanya jadi beda saja, saya tak bisa seperti awalnya saja karena rasa sakit, sebel itu memang tidak bisa hilang begitu saja…

Continue reading

Kerinduan…

Merindukan warna-warni hidup ditengah kesibukan

Di pagi ini, di tengah hiruk pikuk orang-orang yang sedang membicarakan material need, PO yang belum jalan, technical drawing dan lain sebagainya aku mencoba menorehkan kerinduanku.

Iya, mencoba seolah nyambung dengan pembicaraan mereka, tersenyum, mengiyakan dan hanya sekedar berkata “ok” atau “nanti tak forward-in”

Ada jenuh dan lelah juga dengan rutinitas seperti ini, saya rindu melihat baju-baju bagus, jajaran sepatu lucu dan tas-tas besar yang simple di etalase toko, kapan terakhir saya melihat mereka? Selama ini saya lebih suka belanja online. Ingat baju, ingat dress ungu saya yang raib gara-gara keteledoran laundry tempat saya mempercayakan baju-baju saya, sakit hati rasanya, mood ini rasanya langsung buruk karena baju itu kesukaan saya dan masih baru lagi!Di mana saya cari gantinya? ukh….untuk sesuatu yang tak tergantikan 10 poting baju juga gak bisa mengembalikan mood saya, lho 😀
Continue reading