Gadis main hati

Dulu pernikahannya adalah suatu yang sangat membanggakan, ya bagaimana tidak? Untuk beberapa orang menikah dengan seorang prajurit (apalagi AU) adalah satu prestasi tersendiri.

Jadi, tidaklah salah jika Gadis, nenek gadis juga orang tuanya membangga-banggakan Gadis di depan saudara-saudara mereka. Mereka bilang Gadis sangat pintar memilih suami. Gadis masih sangat belia saat itu, mungkin untuk ukuran anak-anak jaman sekarang usianya masih terlalu mudah untuk sebuah pernikahan, karenanya dia masih membawah sifat kekanakan juga jiwa remajanya yang menggebu dan senang bermain-main itu ke dalam pernikahan mereka, analysa ngawurnya “let say, dia masih kurang pengalaman alias masih sedikit mengenal macam-macam karakter lelaki”.
Continue reading

Advertisements

How #ERROR are you?

Kasus 1

Aku : Langit di di pantai yang ada di dalam Grand Hyatt itu bagus banget karena di sana bisa lihat bintang

Teman : Bintang di pantai mana kan sama saja

Aku : (Sedikit gak terima) Nggak-lah beda! Di sana kelihatan lebih amazing, karena langitnya terlihat bengkok menutupi pantai.

Teman : (Tertawa terpingkal-pingkal sambil megangin perut)

AKu : (Mengerutkan dahi) apa yang lucu?

Teman : (Masih menahan tawa) Emang ada langit bengkok?

Aku : (nyengir kuda tapi tetep gak mau kalah) Kan, Hani bilangnya “bengkok” (sambil menaikkan tangan membentuk lengkungan) jadi lihat dunk gimana tangan Hani.

Teman : Itu, mah melengkung neng bukan bengkok…

Aku : (Semakin merasa aneh dan tak mengerti bagaimana bicara dengan baik dan benar)

Kasus 2
Continue reading

Pelajaran hidup dari Shuma

Gambar hanya ilustrasi

“Apa benar hidup ini indah?”
Satu kalimat yg diucapkan dari bibir mungil Shuma membuat saya berpikir sedikit lama, saya percaya bahwa hidup itu indah apapun warnanya, tapi saya seperti tak punya kata bagaimana menjelaskannya.

“Jika hidup ini indah, kenapa tidak aja yang menyayangi saya? Kenapa semua orang membenci saya” lanjutnya lagi bertubi-tubi. Pertanyaan pertama belum saya jawab, dilontarkannya kembali pertanyaan lain. Sebenarnya saya tahu harus menjawab apa, tapi saya tak bisa merangkai kalimat indah, mudah dicernah dan difahami oleh gadis 9 tahun ini.

Sangat mudah berbicara dengan teman-teman saya yang sedang curhat, menasehati teman atau saudara yang memang seumuran dengan saya, tapi ini dengan Shuma gadis 9 tahun yang seharusnya hanya mengenal bahwasannya hidup ini indah.

“Kenapa Tuhan membuang saya ke rumah kumuh ini, Mbak? Tuhan nggak sayang sama saya” paparnya lagi, saya menarik nafas panjang dan berpikir keras lagi, apa yang harus saya katakan agar dia mengerti apa yang saya maksudkan.
Continue reading

Seorang Pecinta Seni

Seseorang berbicara tentang seni, mereka bilang jika Anda mengerti seni maka Anda mengerti apa arti jatuh cinta, yang intinya apa yang kita suka yaitu yang harus kita dapat, apakah ini artinya seorang pecinta seni termasuk orang-orang yang perfeksionis? Atau jangan-jangan orang yang berperangai aneh, he he he

Bukan sebuah kritikan atau opini, hanya sebuah tulisan tentang seni tapi bukan tentang apa itu seni. Karena menurut saya pribadi seni adalah keindahan yang tidak bisa dilihat oleh semua mata, seni adalah mystery tentang keindahan yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang memang faham akan keindahan (wow, what am I talking about? He he he)
Continue reading

Dongeng Secangkir Kopi

Saat itu di pagi hari, seorang bidadari datang ke bumi dia mendatangi sebuah istana dingin yang dengan penghuni-penghuninya yang menatap kehadirannya tanpa ada tawa dan senyum ceria terukir di bibir mereka.

Bidadari menangkap kalau ada yang salah dengan penghuni istana ini, jadilah dia menuju dapur istana dan dengan hati riang membuat satu ramuan ajaib untuk disajikan di tengah-tengah kebekuan penghuni istana itu.
Continue reading