Dongeng Secangkir Kopi

Saat itu di pagi hari, seorang bidadari datang ke bumi dia mendatangi sebuah istana dingin yang dengan penghuni-penghuninya yang menatap kehadirannya tanpa ada tawa dan senyum ceria terukir di bibir mereka.

Bidadari menangkap kalau ada yang salah dengan penghuni istana ini, jadilah dia menuju dapur istana dan dengan hati riang membuat satu ramuan ajaib untuk disajikan di tengah-tengah kebekuan penghuni istana itu.

Entah karena sakti atau karena ramuannya yang terlampau manjur, alhasil semua penghuni istana mulai berbicara, membuka cerita sambil terus menikmati jamuan minuman dengan aroma menggoda sajian bidadari.

Ramuan mujarab beraroma segar dan membuat rileks itu mempunyai rasa unik yang membuat hangat, ramuan itu di sebut kopi yang menjadi simbul kehangatan dan kebersamaan.

Yaaa…dongeng ini hanya fiksi 😀

Advertisements

10 thoughts on “Dongeng Secangkir Kopi

  1. ngobrol di waktu pagi dengan aroma wangi kopi bertebaran di udara sungguh bisa menghangatkan hari ya,
    tapi bunda minum teh aja, aroma kopinya nebeng kopi Hani aja

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s