Kenapa takut dewasa?


Orang bilang tua itu sudah pasti tapi dewasa belum tentu.

Pada satu buku yang pernah saya baca, tapi saya lupa apa judul dan siapa penulisnya, sekitar 10 tahun yang lalu? Lama banget ya? Iya, buku yang saya temukan di saat saya sedang mencari jati diri. Di dalam buku itu disebutkan bahwasannya maturity itu berhubungan dengan bijaksana.

Setelah membaca buku itu saya jadi lebih mengerti dan faham bahwasannya menjadi dewasa tidaklah selalu menakutkan seperti yang saya pikirkan selama ini. Menjadi dewasa itu sebuah proses yang sangat indah, menolak menjadi dewasa sama artinya tidak mau bertumbuh, bertumbuh untuk menjadi pribadi yang baru, yang lebih baik pastinya.

Bagi orang dewasa, bersikap, berpikir seperti anak-anak itu memang perlu dilakukan sekali-kali agar kita tahu bahwasannya banyak hal yang bisa kita dapatkan atau kita capai dengan mudah atau lebih optimist namun bukan berarti berkelanjutan bersikap seperti anak kecil karena terus menerus bersikap eperti anak kecil hanya akan menjadikan diri kita berpikiran kerdil. Sekali lagi, terkadang berpikir seperti anak-anak itu baik tapi kekanak-kanakan itu yang kurang baik.

Dewasa pura-pura atau pura-pura dewasa, it’s not the case. Dewasa adalah sikap.

Advertisements

27 thoughts on “Kenapa takut dewasa?

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s