Syair tengah hari…

DSC03418 copySiangku, aku tak berteriak mencarimu bukan karena aku tak cinta padamu
Tapi, siangku terlalu banyak yang memujamu

Kau penuhi dirimu dengan beragam tawa dan canda orang-orang bercengkeramah,
Memaduh kasih, menyuapkan nasi ditengah waktu istirahatnya..

Ah, siang….

Kau hanya menjadi satu lompatan menunggu senja yang kupuja dan kidung malam yang kutunggu
Aku tak memujamu, tapi tetap bagian dari dirimu…

Ah, siang…

Kiranya terik ini berlalu, mungkin aku akan lebih diam dan tak lagi membedakan
Sejatinya , ku ingin memujamu seperti ku puja senja dan malam

Advertisements

5 thoughts on “Syair tengah hari…

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s