Berhenti mengeluh dan ikhlas….

berpikir kerasSaya tak biasa mengeluh, selalu meyakinkan diri untuk semangat dan positive thinking kalau pun keceplosan itu pasti juga di luar kendali saya. Tapi, secara sadar saya usahakan untuk tidak pernah mengeluh karena mengeluh itu tidak pernah merubah keadaan menjadi baik, saya sadar dan sesadar-sadarnya itu.

Namun, terkadang ada hal-hal yang terkadang tanpa saya sadari membuat saya mengeluh, meski saya sadar dan menyesal telah mengeluh tapi saya juga mengerti bagaimana perasaan saya sendiri. Lagi pula saya ini kan juga manusia biasa yang kadang capek, lelah atau kadang ingin menyerah.

Satu hal yang membuat saya terkadang bilang “capek“, “males“, “lelah” atau bahkan yang lebih panjang dan complete”aku capek banget, aku lelah dan kayanya mau menyerah saja deh karena apa yang aku lakukan seeprtinya tidak dianggap” Kalimat panjang ini sebenarnya bukan “saya” banget tetapi memang sempat dan pernah keluar karena di saat itu begitulah yang saya rasakan.

Dengan rentetan masalah di penghujung tahun dan awal tahun ini membuat saya sedikit down dan rasa-rasanya kalau saat itu saya memutuskan sesuatu pasti keputusan itu dibuat dalam keadaan emosi yang masih labil. Hal yang paling hangat saja mengenai bonus akhir tahun, he he he lucu sih kalau mau bahas ini, karena sebenarnya nggak cuma saya yang mengeluhkan ini tapi hampir semua karyawan lama. Karena bonus akhir tahun yang kami terima kami rasa sangat kurang dan tidak layak ini akhirnya saya jadi malas kerja, saya merasa kerja  saya kurang dihargai, rasa saya ini semakin kuat saat saya mendengar kolega saya yang lain juga mengeluhkan hal yang sama. Dan di saat itu saya langsung ingin resign tanpa pikir panjang, toh banyak yang nawarin saya kerja pikir saya tapi…..

Dalam perenungan, saya butuh kurang lebih 1×24 jam untuk menyadari bahwasannya saya ini kurang ihklas meski pun kalau dipikir perusahaan memang keterlaluan tapi dengan mengikhlaskannya kan setidaknya tidak mempengaruhi kinerja saya dan juga kalau pun saya keluar dari perusahaan sekarang paling tidak bukan karena emosi yang sedang tidak terkontrol. Saya menghela nafas legah saat sadar bahwasannya saya harus belajar ihklas nie agar tidak mengeluh dan tetap semangat.

Saya bilang ke kolega saya, bahwasannya kita kerja sekarang anggap saja sebagai sebuah ibadah, biar saja lelah, capek kita rasakan, kalau pada saatnya sudah merasa tidak cocok lagi ya ayo kita keluar, tapi bukan dalam kondisi emosi.

Selain masalah itu masih banyak masalah-masalah yang lain yang membuat saya benar-benar melakukan perenungan dan salah satu perenungan itu juga sudah pernah saya tuliskan dalam artikel terdahulu. Ya, dalam hidup terkadang memang membutuhkan waktu merenung untuk melakukan tindakan.

Advertisements

11 thoughts on “Berhenti mengeluh dan ikhlas….

  1. Hai Hanni apa kabar..

    Kadang kita memang sudah sekuat hati untuk selalu berpikir postif untuk tidak mengeluh dan mencoba ikhlas.. tapi memang namanya manusia ada saja saat di mana kita benar2 tidak mampu untuk mengendalikannya yg akhirnya keluar juga keluhan, rasa kecewa dll..

    Bener deh apa yang kamu bilang, anggaplah kerja jga bentuk ibadah agar hati jadi ikhlas menjalaninya.. ini renungan buatku juga.. hehe..

  2. Bener banget ya kalo mengeluh itu gak akan membawa kemana-mana. Semakin mengeluh semakin kita capek jadinya. Dan bahkan keluhan kita bisa ikutan bikin capek orang lain.
    Syemangat! MAri kita ikhlas dan tetap semangat.. :”)

  3. GUETRE THIERRY 27 RUE DE L AMIRAL MOUCHEZ H9 APP 189 PARIS 75013 TEL 0145812055 HOMME DE 50 ANS . OUI MARIAGE A PARIS . 1300 EURO /MOIS .

    Date: Fri, 11 Jan 2013 04:17:49 +0000 To: guetre@live.fr

  4. Namanya manusia sis… Ya pasti ada keterbatasan.. Mengeluh gpp si menurutku ya tapi jangan terus depresi..

    Mengeluh tapi harus tetep semangat yaaa!!

  5. Semoga apapun keputusan yg akan diambil bahwa keputusan itu didapat karena memang harus dilaksanakan ya han. bukan emosi. masalah bonus akhir tahun kan namanya saja bonus. gak bs diprediksi 🙂

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s