Hanya Menunggu Waktu

Waktu seperti pedang tajam yang setiap saat bisa membunuh kita jika kita tidak mewaspadainya. Jika, kita terlalu tight dengan waktu yang kita miliki maka kita pun bisa sakit dan terlalu berambisi akan tetapi jika kita terlalu loose maka kita akan loosing banyak hal penting dalam hidup kita.

Begitu pentingnya waktu, begitu berharganya waktu sehingga kita harus memperlakukannya dengan benar dan sesuai takaran.

Agar bisa dijadikan pelajaran untuk adik-adik saya, bagaimana saya sudah banyak melewatkan waktu berharga dengan penyesalan, saya menceritakannya. Saya ceritakan, pada suatu masa saya pernah berpikir sangat pendek, hanya berpikir tentang diri saya dan tidak tahu betapa nikmat dan berharganya bisa berbuat banyak untuk orang lain, betapa bahagianya saat kita bisa berguna untuk orang-orang di sekitar kita.

Cerita tentang kesalahan-kesalahan saya di masa lalu saya harap bisa dijadikan pembelajaran, karena saya sering bertanya pada Tuhan, seandainya waktu bisa diputar saya ingin perbaiki kesalahan-kesalahan saya.

Semua yang kita lakukan saat ini hanya menunggu waktu, waktu yang tepat untuk sebuah “moment” tidak peduli itu moment baik ataupun buruk. Jika, dalam setiap waktu kita isi dengan kebaikan bukannya akan terasa lebih indah?

Advertisements

One thought on “Hanya Menunggu Waktu

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s