Cinta Damai atau Tidak Berani Bersuara?

Di dalam sebuah komunitas, sering kali kita terjebak dalam satu statement “Cinta damai” saat menghadapi konflik atau suatu permasalahan. Kita tidak akan tahu, apakahj kita terjebak dalam statement itu atau tidak sampai akhirnya kita benar-benar merasa dirugikan atau tidak nyaman berada di dalam komunitas itu. Jika, alasan mengapa kita menetap di dalam komunitas itu hanya “tidak ada pilihan, karena harus” karena terlalu sering kita menghadapi konflik dan masalah dan kita cenderung diam dan membiarkannya berlarut-larut.
Continue reading