Cinta Damai atau Tidak Berani Bersuara?

Di dalam sebuah komunitas, sering kali kita terjebak dalam satu statement “Cinta damai” saat menghadapi konflik atau suatu permasalahan. Kita tidak akan tahu, apakahj kita terjebak dalam statement itu atau tidak sampai akhirnya kita benar-benar merasa dirugikan atau tidak nyaman berada di dalam komunitas itu. Jika, alasan mengapa kita menetap di dalam komunitas itu hanya “tidak ada pilihan, karena harus” karena terlalu sering kita menghadapi konflik dan masalah dan kita cenderung diam dan membiarkannya berlarut-larut.

Hanya ulasan singkat mengenai kenapa kita sebagai anggota sebuah komunitas harus berani mengungkapkan pendapat kita apalagi jika pendapat itu memang berguna untuk kommunitas di mana kita berada. Cinta damai bukan berarti harus diam di saat kita diperlakukan tidak bernar, tidak adil atau saat kita melihat penyelewengan yang sebenarnya juga meresahkan anggota komunitas lain dan yang juga kita tahu jika itu dibiarkan terus menerus akan menghancurkan komunitas kita.

Jadi, coba dipikir lagi apakah selama ini kita memang cinta damai? atau jangan-jangan kita memang terlalu penakut mengungkapkan kebenaran?

Advertisements

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s