Warung Hoax

Setelah membaca artikel-nya Acacicu.com mendadak saya diingatkan kembali dengan satu peristiwa 2 tahun yang lalu. 2 tahun yang lalu menjelang lebaran, tepatnya menjelang saya pulang kampung seorang teman sekampung, cowok mengajak saya dan sepupu keliling kota Denpasar. Dia bilang, malam itu kami bisa minta makan apa saja dan dia yang akan mentraktir. Tentu saja saya sambut gembira meskipun esoknya kami masih akan menempuh perjalanan bersama.

Continue reading

When I was A Teacher

Untuk orang seperti saya yang tidak memiliki jiwa telaten dalam diri sangatlah sulit jika harus menjadi guru. Dulu, dulu sekali Bunda pernah bilang kalau saya harus menjadi guru. Kalau ingat itu saya tertawa, mana mungkin saya menjadi guru? Namun, pada suatu ketika selama hampir satu tahun saya pernah mengisi hari-hari saya dengan mengajar Bahasa Inggris untuk anak-anak usia SD – SMP dan juga mengajar anak-anak usia Taman Kanak-kanan mengenal tulisan.

Continue reading

Yang Penting Niatnya…..

Merujuk postingan saya sebelumnya “Wedges Orange pada paragraph terakhir di mana saya menangis mengetahui Bapak sopir di kantor kami mengambil sepatu yang saya buang buat anaknya, saya tuliskan ini tanpa ada maksu apapun selain sharing dan semoga tidak dianggap riya’ terlebih sombong.

Setelah peristiwa itu saya merenung, otak saya terus berputar dan berpikir. Saya sedih tapi tak bisa membantu, ada semacam rasa marah pada diri sendiri. Ingat perkataan Bunda yang mengatakan tak usah memaksakan diri jika tak mampu tapi hati kecil saya berkata lain, selama ini saya memang tak pernah sungkan membantu jika ada yang meminta bantuan, dengan kata lain saya bersedekah atau memberi jika saya lihat ada yang butuh. Akan tetapi peristiwa ini membuat saya mencari-cari di mana ada lembaga non profit yang bisa menfasilitasi donasi yang tak seberapa itu dan akhirnya saya bertemu kumpulan-kumpulan blogger baik hati yang membentuk yayasan lalu saya mendaftar menjadi donatur tetap walau tak banyak karena gaji saya saat itu jg tak seberapa.

Continue reading

Wedges Orange

Wedges OrangePerjalananmu menemaniku tidak panjang, ya….karena kita sudah tidak ada kecocokan lagi! Aku harap kamu mengerti, hanya satu kali jalan aku sudah merasakan ketidak nyamanan yang luar biasa. Aku tahu seharusnya aku tidak memilihmu hanya karena kamu memiliki keindahan yang aku impikan, ternyata indah di pandang mata belum tentu nyaman di kakiku “Wedges Orange”

Continue reading

Potret Masa Depan

Bagaimana hubungan kita dengan orang tua? Saya yakin jawabannya “Baik” .

Bahasan saya kali ini bukanlah tentang orang tua dalam artian sebenarnya, akan tetapi para orang-orang tua yang sudah lanjut usia bisa jadi orang tua kita atau mungkin kakek dan nenek atau bahkan orang lain.

Saya ingin menyambung artikel saya yang berjudul “Pokoknya Tidak rela!” Di sana terjadi pertikaian antara Anak dan Bapak yang sudah lanjut usia, sangat disayangkan si Anak tidak begitu mengerti bagaimana physicist orang tua semakin bertambah umur akan seperti anak kecil, its not completely like that karena semua tidak bisa diukur dari usia. Bagi orang-orang yang otaknya masih productive, active bersosialisasi dan menutrisi otak mereka dengan pengetahuan (entah itu lewat media cetak, buku atau electronic) proses penuaan ini tentunya akan lebih lambat.

Continue reading

Pokoknya Tidak Rela!

shincan[1]

“Bapak, pokoknya saya tidak rela!”

Pak Jarot memeluk erat barang yang diminta anaknya, dia tidak rela benda itu diambil siapapun

“Bapak juga tidak rela!”

Pak Jarot tetap memeluk erat barang itu

Anaknya berkacak pinggang

“Bapak sudah tua, tidak pantas memilikinya” tuturnya

“Justru Bapak sudah tua, kembali seperti anak-anak ingin sekali memiliki sandal unyu ini”

Pak Jarot meregangkan pelukan pada sandal lucu berkarakter Sinchan

banner-kontes-unggulan-63-300x214

Surat Buat Bunda…

Bukan sebuah keluhan atau amarah jika saya menulis surat ini untuk Bunda, melainkan sebuah ungkapan kerinduan yang rasanya tak pernah terobati bahkan oleh sebuah pertemuan.

Bunda, Ananda memang tak pernah punya waktu cukup banyak buat Bunda. Terkadang 3 hari kunjungan pun dengan langka terburu-buru dengan alasan pekerjaan. Bunda, Ananda memang tak punya waktu banyak melihat Bunda bertumbuh tua…setiap kali pertemuan Ananda sadar kulit Bunda semakin mengendur walau mungkin hanya beberapa mili namun demikian buat Ananda Bunda tetap yang tercantik.

Continue reading

Free App Full Advertisement

Saya pengguna baru Android, jadi masalah yang terjadi pada blog saya tempo hari sepertinya bukan karena Aplikasi for Android-nya melainkan karena applikasi yang saya pakai adalah aplikasi gratisan. Maklum dong kalau dipenuhin iklan dan yang saya baru tahu iklannya juga ikutan muncul di bawah artikel. Untuk saat ini saya mencoba postimg lewat browser “Google Chrome”
Continue reading

Another Disaster

Bulan lalu saya menargetkan diri sendiri untuk menulis setiap hari dan hampir saja berhasil karena hampir setiap hari saya membuat tulisan, tak pernah panjang seperti tulisan saya yang lain tapi target untuk diri sendiri hampir berhasil karena saya sedang melatih diri untuk berdisiplin menulis, apapun itu. Continue reading