Mengurus Surat Pindah

Jadi hari ini, suami mencoba mau membuat surat KK baru untuk kami sekaligus membuatkan saya KTP. Menurut suami sih, kalau KTP sudah mati akan mudah membuat KTP baru. Tapi, ternyata tidak demikian saya tetap diwajibkan mengurus surat pindah.

Bukannya saya tidak mau mengurus surat pindah, sih. Saya sudah pernah mencoba akan tetapi cuma sampai di Kelurahan saja saat saya mencoba memakai jasa karena saat itu saya sedang diburu waktu, penerbangan saya jam setengah 6 sore, sedang perjalanan dari rumah ke Juanda kurang lebih 3 jam. Sayanganya orang Kelurahan bilang tidak bisa memakai jasa, karena di catatan sipil nanti akan dibutuhkan cap tiga jari! Ah, masa? saya juga bingung, macam ijazah saja.

Saat saya pulang, Ibunda saya juga bercerita hal yang sama. Om saya pernah mau membantu sepupu saya mengurusi surat pindah ke Kalimantan dan katanya tidak bisa yang bersangkutan harus datang sendiri!

Sesampai di Bali, ceritanya lain lagi berganti berapa orang mereka bercerita kalau lah ingin membuat KK dan KTP surat pindah yang saya bawah dari kelurahan itu bisa saja saya kirim lewat pos dan saya tidak perlu datang ke catatan sipil. Jadi, kenapa ceritanya beda?mana yang benar? bisa diwakilkan atau tidak? Karena tahapan surat pindah saya tinggal minta cap di Kecamatan dan Catatan Sipil saja.

Advertisements

10 thoughts on “Mengurus Surat Pindah

    • Surat pindah-nya Ni,…
      entah kenapa lhi di tempatku keknya rumit banget, padahal di Bali mereka bilang aku gak harus datang yg penting yg dari kelurahan seperti juga surat kelakukan baik udah ada ya tinggal mintain saudara atau jasa bisa. Tinggal cap kecamatan sama sipil saja…

  1. Beda kantor beda kebijakan Mbak.
    Untuk kantor catatan sipil yang jadi pilot project, urusannya jauh lebih sulit dan 100% ikut prosedur resmi, nggak bisa di nego sama sekali. Tapi di kantor biasa, semua bisa diatur.
    Saya mengalami sendiri.
    Di Kudus, bisa lewat orang lain, di Kendal harus datang.
    masalahnya, Catatan Sipil Kendal termasuk salah satu kantor yang jadi uji coba dan dipanatau…
    itu yang saya tau, tapi juga saya alami.

  2. Beberapa kali urus surat pindah emang beda2 mbak tiap kantor. Saya sih kalau ngurus emang seringnya urus sendiri (bareng bapak saya sih sebenarnya, hehe…)
    Tapi mungkin kalau ada alasan yang kuat kayak gitu dengan ditambah sedikit “uang administrasi” bisa kali mbak. Mungkin basa-basi petugasnya aja…

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s