Blighted Ovum kenapa terjadi?

Kegagalan kehamilan yang saya alami banyak menyisakan tanya untuk orang-orang di sekitar saya. Sebagian besar mereka mereka-reka karena saya kecapekan atau mungkin salah makan.

Pertama-tama pertanyaan itu membuat saya merasa bersalah dan akhirnya menyisakan rasa sedih. Saya tidak menyalahkan pertanyaan mereka kaarena mereka sama tidak tahunya dengan saya sebelum dokter menjelaskan.

Saat itu dokter menjelaskan kepada saya, bahwasannya kejadian ini murni kehendak Tuhan kita sebagai manusia hanya berusaha. Jadi saya jangan menyalahkan diri sendiri, ini bukan karena saya kecapekan atau salah makan apa. Saya mencoba mencermati kalimat ini. Dokter tahu, saya sangat sedih dan menginginkan bayi saya, sebelum kuret berlangsung pun dia mendekati saya dan mengatakan agar saya tidak bersedih karena ini bukan kesalahan saya atau siapapun kecuali kehendak Tuhan.

Penyebab dari Blighted Ovum diduga karena adanya kelainan kromosom, kelainan genetik atau sel telur dengan kondisi kurang baik dibuahi oleh sperma normal atau sebaliknya. Blighted Ovum tidak dapat dicegah atau dihindari. Untuk penanganan kehamilan blighted ovum tiada jalan lain kecuali mengeluarkan hasil konsepsi dari dalam rahim. Caranya bisa dilakukan dengan kuretase atau dengan menggunakan obat. Namun kuretase dianggap memiliki kelebihan karena dapat mencegah terjadinya infeksi dan juga pemeriksaan kromosom.

Dan Dokter memberi tahukan agar saya menunggu 1-3 bulan untuk hamil kembali karena di sini akan dilakukan pengobatan yang akan membantu saya untuk cepat hamil. Tidak menyisakan rasa sakit apa-apa setelah kuret kecuali rasa sedih karena saya harus menunda keinginan saya memiliki anak dan juga sedih karena kehilangan bayi saya. Sekarang pun dokter menyarankan saya untuk istirahat selama satu minggu, saya tidak melakukan aktifitas apa-apa selain hanya tidur dan ya…seperti sekarang saya menulis sebagai jurnal.

Saya berterima kasih kepada suami, adik, orang tua, semua keluarga yang sudah mendukung dan menguatkan saya juga teman-teman, boss di kantor yang sudah memberikan do’a hal itu yang membuat saya berhenti menangisi kegagalan saya. Sekali lagi, hal ini memang terjadi kepada banyak ibu hamil akan tetapi bagi saya yang sudah sangat mengharapkan kehadirannya sangat melukai bathin. Tapi, saya percaya ALLAH SWT akan memberikan saya gantinya yang lebih baik dan saya percaya ALLAH punya rencana lain yang lebih baik pula.

Advertisements

15 thoughts on “Blighted Ovum kenapa terjadi?

  1. Ah … maaf kan saya Hani …
    Saya terlambat mengetahuinya
    Tetaplah berdoa dan berikhtiar …
    Agar Bintang-Bintang kecil itu berpendar kembali

    Salam saya Hani …

  2. Bunda sekalian, tanya donk, saya sudah menikah hampir 3tahun, dan kemarin baru HSG, dan kedua tubanya kesumbat, bahkan terjadi peradangan di dekat salurannya. Saya sudah cek ke dokter juga, hasilnya langsung disuruh program bayi tabung. sedih d dengar hasilnya, sperma suami juga astenozoospermia…selain itu rahim saya juga miring ke kiri, Mohon bantuannya Bunda untuk sharing ke saya, apa yang harus kami lakukan, sudah putus asa juga sih….

  3. sabar Hani sayaaaaaaaang..

    kehamilan pertamaku (mantan calon kakak si Mahes) itu juga blighted ovum, dan yaaaaaaa.. emang karena murni kehendak Tuhan! 🙂
    but that’s the best for us! trust me!

    gimana kalo ternyata tuh kehamilan tetap berlangsung dan si baby lahir dlm keadaan handicapped?! pasti ga mau kan?!

    Yang penting sekarang Hani segera memulihkan diri dan semakin mempersiapkan diri untuk menyambut para calon Bintang yang akan segera datang 😉

    kiss n hug :-*

  4. sekali lagi, yang tabah ya hani.. aku mungkin gak tahu gimana sedihnya, tapi ketakutan itu emang terus menerus aku rasakan. kayaknya kalau belum anak ini lahir akan selalu takut ada apa-apa deh di dalamnya..

    semoga segera diberikan babynya lagi yak *peluk*

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s