Kata istri

Cerita Tentang Istri

Model adalah suami istri alias saya sendiri dengan suami 😀

Akhir-akhir ini, setelah status saya berubah dari single menjadi seorang istri saya sangat senang diajak mengobrol mengenai pernikahan. Saya senang mendengarkan cerita-cerita mereka dan tentunya saya banyak belajar dari cerita itu.

Beberapa dari mereka bercerita tentang anak-anak dan ada pula yang bercerita tentang suami. Umumnya cerita tentang suami adalah tentang pengharapan mereka selama ini sebagai seorang istri karena apa yang mereka harapkan ternyata tidak sesuai. Mereka memang tidak bilang menyesal akan tetapi mereka berharap suaminya bisa berubah.

Contoh kasus

Seorang suami yang sangat cuek dan tidak bisa bersikap romantis ke istrinya, dia akan berlaku romantis jika istrinya yang memulai. Dia akan melakukan sesuatu untuk istrinya setelah diminta, kalau tidak ya cuek saja.

Kata istri: Kenapa sih tidak bisa peduli sedikit? apa salahnya sekali-kali memeluk istri tanpa diminta? apa salahnya sekali-kali membantu istri menyapu kalau istri sedang sibuk? Apa salahnya sekali-kali bilang ‘I Love You’?

Sebagai suami istri memang tidak ada yang salah melakukan hal-hal yang diminta istri seperi yang saya tulis di atas.

Saya juga tidak tahu, yang benar dalam kehidupan rumah tangga itu sebetulnya seperti apa sih? Walaupun sebenarnya kewajiban suami dan istri sudah ada di dalam buku nikah. Akan tetapi persoalan-persoalan kecil yang berhubungan dengan romantisme dan juga kepedulian masing-masing individu sebagai pasangan itu ternyata bisa menjadi masalah yang cukup serius.

Bahkan, dari masalah tersebut di atas teman saya ini bercerita bahwasannya kehidupan pernikahan yang mereka jalani sekarang pun menjadi hambar. Jangankan pelukan hangat dan mesrah, kata-kata cinta atau kangen di antara mereka pun kini tak ada lagi. Kalau pernikahan sudah seperti ini, bagaimana dong menjalani hari-hari kita? Hanya sebuah pertanyaan.

Saya sedih mendengarnya dan berdo’a semoga pernikahan saya diberikan kekuatan dan semoga kami bisa menjaga romantisme kehidupan kami sampai akhir hayat nanti, Aamiin.

Menurut sahabat yang sudah berpengalaman, romantisme di dalam rumah tangga itu penting tidak sih?

Saya mengerti jika masing-masing dari kita memiliki pengertian romantis  berbeda yang berbeda.

 

Advertisements

8 thoughts on “Kata istri

  1. Iya beberapa teman saya yang pernikahannya sudah lama juga mengeluh demikian,
    Tapi sharing dari beberapa teman yang sudah menikah lama yang tidak mengeluh, katanya sih diterima dan disyukuri ajah. Sebagai bagian dari komitmen menikah.

    Saya sendiri, gimana nanti ajalah.. ga mau dipikir 🙂

  2. Kalau aku seh kebiasaan aja yak.. kalau gak kebiasaan dipeluk mungkin ada keromantisan lain yang bahkan pasangan lain gak merasain kan.. misalnya si suami yang ngantar jemput anak. atau suami yang nyuci pakaian 😉

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s