Cerita anak kost

Cerita anak kost – Saya sudah terbiasa hidup mandiri dari mulai lulus SLTA, jadi tinggal di kost sudah bukan hal yang baru lagi buat saya. Sebagai anak kost, saya memiliki banyak cerita tentang teman kost, ibu kost atau tetangga kost.

Setiap kost memiliki cerita sendiri, katakanlah saat saya tinggal di Bali ini pun saya sudah pindah kost 4 kali sampai dengan menikah ini saya pun pindah tempat 6 kali. Kenapa sih saya pindah-pindah? Alasannya kurang lebih karena kenyamanan.

Dalam kesempatan ini sih, saya mau berbagi pengalaman tentang kost-kostan saya selama di Bali.

#Kost Pertama – Lokasi Belakang LP Kerobokan

Keadaan : Keadaannnya memang tidak begitu bagus, sejuk akan tetapi sangat lembab karena sinar matahari sangat susah masuk ke area kost-an kami ini.

Alasan tinggal di sana: Saat itu gaji saya mepet sekali untuk tinggal di kost-an yang lebih bagus dari ini. Harganya punb hanya Rp. 250,000/bln awal tahun 2010 saat itu, ditambah lagi lokasi yang dekat kantor. Sangat sulit mencari kost yang benar-benar lokasinya sesuai dengan yang kita inginkan.

Suasana : Meliputi bagaimana teman/tetangga kost, ibu kost yang tinggal satu lingkungan semuanya baik. Yang paling mengena di hati adalah kasih sayang ibu kost yang menganggap saya anak sendiri itu. Suasana kekeluargaannya sanagt terasa dan lagi saya bisa bayar telat, he he he

Lama tinggal : hampir satu tahun

Alasan Pindah : Saya sudah punya penghasilan yang cukup untuk membayar kost dengan biaya dua kali lipat dan juga di sana kalau hujan jadi langganan banjir bo….

Alasan Pindah ke Bu Kost: Bu, saya mau pindah kost…soalnya saya sekarang tinggal berdua dengan sepupu butuh tempat yang lebih besar 😀

#Kost Kedua – Lokasi Jalan Merthanadi

Keadaan : Bangunan jauh lebih bagus dengan isi lumayan lengkap apalagi udara sejuk dan bersih. Bangunan terlihat masih baru dengan kamar mandi dalam.

Alasan tinggal di sana: Dengan fasilitas yang ada membayar Rp. 450,000 sangatlah murah, lokasi pun sangat dekat dengan kantor alias bisa jalan kaki! Sepupu saya juga suka tinggal di sana karena suasananya yang asoy banget….apalagi ada yang tukang bersih-bersih di sini, he he he

Suasana : Hampir sama dengan kost terdahulu, Bu kost dan Bapak kostnya baik banget meski pun masih muda dan tetangga kost yang ada di lingkungan saya tidak banyak dan kami pun berhubungan sangat baik. Kamar kost lainnya berada di belakang.

Dan lagi, nie Bu kost juga gak pelit bagi-bagi makanan ke kami, he he he

Lama Tinggal : kurang lebih satu  tahun…

Alasan Pindah : Saya butuh tempat yang lebih luas karena ada adik saya dari Malang yang tinggal bersama saya selain sepupu. Jarak bukan lagi alasan akhirnya saya harus pindah…

Alasan Pindah ke Bu Kost: Bu Saya mau pindah kost, karena saya sekarang tinggal bertiga jadi butuh tempat yang lebih besar

#Kost Ketiga – Jalan Gunung Salak

Keadaan : Keadaan bangunan lumayan, kebersihan juga lumayan, ruangan lumayan besar tapi sering tercium bau-bau tidak sedap yang tidak kami sadari pas pertama datang dan memutuskan pindah.

Alasan tinggal di sana: Besar dan perbulan hanya Rp. 700,000 ada tempat masak dan kamar mandi dalam

Suasana : Bapak kost-nya baik, dan saya belum pernah ngobrol sama Ibu Kost, he he he

Lama Tinggal : Tidak ada satu bulan

Alasan Pindah : Saya harus pindah karena bau yang tidak sedap itu ternyata mengganggu dan belakangan saya ketahui sumbernya dari kandang babi tetangga.

Alasan Pindah ke Bapak Kost: Yang pindahan sepupu saya, pas siang-siang di Skype katanay sudha pindahan. Lalu Bapak kost SMS dan nanyain ada apa kok pindah? saya jawab harus pindah saja karena butuh tempat yang lebih luas. Bapak kost sempat berpesan “Kalau ada waktu jangan lupa main-main kesini ya…” saya iyain dengan catatan yang saya simpen dalam hati “Ilangin dulu tuh, bau….”

#Kost Keempat – Jalan Bikini No. 9A

Keadaan : Enak banget, kaya perumahan gitu karena lingkungannya adalah rumah penduduk dan bangunan yang saya tempati pun mirip rumah dengan dua kamar tidur, dua kamar mandi, dapur dan ada ruang tamu meski tak besar. Legah dan sejuk.

Alasan tinggal di sana: Besar, legah, ada kamar mandi dua, ada dapur. Harganya sih saat itu Rp. 900,000/bulan walaupun sekarang sudah naik Rp. 1,100,000/bln di luar listrik. Bapak kost baik.

Suasana : Bapak kost-nya baik.

Yang nggak asik sih cuman banjar-nya karena mereka memiliki pecalang yang gak bisa ngomong enak dan bersahabat seperti kost lain. Terkesan arogant dan berkuasa sekali, sehingga kesannya sombong dan memang sombong sih….

Saya masih ingat di mana dia bilang “Saya kan yang punya tempat ini, yang berkuasa di sini…” oh, come on…di abad ini seharusnya dia gak usah berbicara dengan cara begini.

Lama Tinggal : Satu tahunan sampai saya menikah dan adek saya dengan sepupu masih tinggal di sana sampai sekarang.

Alasan Pindah : Menikah,  ikut suami

Alasan Pindah ke Bapak Kost: Nggak pamit, pas Bapak kost nyari dan tanya karena gak pernah kelihatan saya bilang sudah menikah dan ikut suami tinggal di rumahnya di Jimbaran. Akan tetapi saya masih sering main kesana, ngobrol singkat dengan Bapak kost saat ketemu.

#Kost Kelima – Jalan Juwet Sari, Pemogan

Sebelum tinggal di kost ini saya tinggal beberapa bulan dengan suami bersama dengan Mama-Papa plus Kakak pertamanya yang masih tinggal serumah.

Sebenarnya sih, saya tidak pernah sreg tinggal ramai-ramai apalagi kami sudah sama-sama berumah tangga, namun dengan alasan keuangan suami menolak tinggal terpisah dengan orang tuanya.

Alhamdulillah, bulan December ini kami sudah memutuskan untuk tinggal nge-kost saja.

Tempat kost kami tidak besar, akan tetapi memiliki cukup ruang untuk kami berdua berexpresi! He he he

Kesimpulannya, di manapun kita tinggal kita memang butuh tempat di mana disebut as a home bukan cuma bangunan tempat bertedu akan tetapi mendapatkan kenyamanan.

Advertisements

11 thoughts on “Cerita anak kost

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s