Tragedy di awal 2014

Tahun 2014 ini saya awali dengan satu peristiwa yang tak cukup baik untuk kondisi perekonomian keluarga kami, yaitu kami kemalingan tepat pada tanggal 2 January 2014.

Saya tak ingin menceritakan bagaimana peristiwa ini terjadi, yang pasti sih ini bukan semata karena para profesional “Maling” ini ingin mencuri akan tetapi juga sebuah keteledoran.

Dari peristiwa ini, akhirnya saya dapat merenungi beberapa hal bahwasannya:

#1. Sepanjang tahun 2013 ini I m not really doing very well, dalam artian saya masih suka gampang marah dan ada rasa tidak suka dengan orang-orang yang berusaha menyakiti atau mengganggu saya, seharusnya saya cuek saja yang penting saya tidak berbuat demikian. Dan juga dalam urusan ibadah saya merasa sangat kurang.

#2. Saya kurang berhati-hati dan terlalu sembrono

#3. Terlalu sombong, entah dari sudut mana. Saya hanya merasa sombong dan peristiwa ini menjadi pukulan hebat buat saya untuk lebih mawas diri.

#4. Kurang bersyukur, sepertinya saya sudah bertindak terlalu jauh dalam menanggapi impian-impian saya. I am trying too hard to make everything happened! Kurang sabar!

#5. Saya sudah lama tidak sholat memohon ampunan-Nya sambil menangis karena menyadari selama ini saya terlalu banyak dosa. Dalam artian selama ini saya sholat hanya menggugurkan kewajiban

#6. Saya di kelilingi oleh orang-orang baik dan peduli pada saya. Semua orang memberikan support-nya saat saya tertimpah musibah seperti ini, saya diam-diam terharu dan menangis. Saya tidak tahu bagaimana harus berterima kasih kepada para tetangga, keluarga, sahabat, teman kantor dan semuanya.

#7. Allah masih menyayangi saya dengan memberikan cobaan ini, jika tidak Allah akan membiarkan saya melakukan lebih banyak lagi kesalahan. Alhamdulillah, Allah memberikan saya waktu untuk berubah dan juga mengingatkan saya di awal tahun ini agar tak seburuk tahun 2013 karena seharusnya saya menjadi lebih baik dari masa ke masa.

Saya sangat yakin tidak semua orang mendapatkan kesempatan baik seperti saya, salah dan diingatkan kembali.

Dalam kesempatan ini saya juga meminta maaf pada segenap teman-teman blogger karena masih belum bisa melakukan kunjungan balik. Saya masih menata kembali kehidupan saya, hiperbolis ya? Tapi, begitulah….

Advertisements

11 thoughts on “Tragedy di awal 2014

  1. Pingback: A SELF REFLECTION:Tragedy di awal 2014 | Pendar Bintang

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s