Apa yang membuat manusia seserakah itu?

Pagi ini saat bersiap-siap ke kantor suami menyalahkan TV dan niat sekali menonton berita, di sana diberitakan tentang beberapa bencana, terutama erupsi gunung Sinabung di Karo dan Kelud di Kediri. Hanya sebuah komentar kecil.

Saya menanggapi berita di televisi yang memberitahukan bahwasannya para koordinator bantuan katanya menyalahgunakan dana Rp. 50,000 ke ppara korban dan para koordinator menampiknya saat para pengungsi menagih, correct me if I am wrong, tapi begitu berita yang saya dengar.

Saya pun berkomentar bahwasannya sebaiknya bantuan berubah logistik bukan uang, karena uang sangat mudah disalahgunakan. Suami saya tidak mengamini atau pun tidak meng-interupsi karena menurut dia, bantuan berupa makanan pun bisa dikorupsi, karena mie atau pun beras bisa dijual kembali. Memang ada orang seperti itu? Suami saya bilang, ada saja wong manusia.

Menanggapi pendapat suami saya langsung nyeletuk “kalau begitu kejadiannya, saya jadi ingin nyumpahin mereka untuk hidup miskin terus, udah gak bantu eh malah nyolong” Hanya sebuah celetukan karena hal itu sungguh kejam jika benar-benar dilakukan namun, tak mau suudzon juga.

Hanya saja, tersisa sebuah tanya “Apa yang membuat manusia begitu serakah?” keadaankah? bukankan ada ALLAH yang maha penolong? Hidup saya memang belum begitu lama, mungkin pengalaman pun tak banyak, akanΒ  tetapi naik turunnya kehidupan bersama keluarga saya sudah megikutinya. Saya tahu bagaiaman rasanya tidak memegang uang sama sekali padahal saya tidak ada makanan, saya juga pernah merasakan dingin tanpa selimut saat sakit, pernah tinggal di kost yang selalu tergenang banjir karea memang kawasan kurang bagus dan semua karena keterbatasan uang.

Mungkin, apa yang saya rasakan memang tidak seberapa parah. Akan tetapi, paling tidak saya bisa mengatakan bahwa dalam keterbatasan itu tidak mendorong saya ingin mencuri atau menipu orang, melainkan mencari pekerjaan tambahan, memutar otak agar pekerjaan saya lancar dan yang pasti saya selalu meminta pertolongan pada ALLAH SWT.

Tidak ada maksud menggurui, saya hanya sedih dan marah karena logika saya tidak bisa berjalan sampai kesana. Semoga saja, apa yang diberitakan di TV tidak benarΒ  dan semoga saja tak ada oknum yang suka mengambil manfaat atau keuntungan bantuan untuk korban bencana atau pun orang-orang kurang mampu yang mungkin diprogramkan oleh pemerintah. Semoga dan semoga yang ada di benak kita adalah keinginan untuk membantu bukan mengambil hak orang.

Saya percaya hidup kita akan rukun dan tenang di saat kita mau saling bahu membahu dan tidak saling mengambil keuntungan satu sama lain.

Advertisements

10 thoughts on “Apa yang membuat manusia seserakah itu?

  1. orang-orang pencuri sumbangan itu tak berperasaan! mereka cuma cari kesempatan dalam kesempitan. mereka cuma mikirin diri sendiri. uang membuat mereka buta pada penderitaan para pengungsi.

    Bener sekali, sangat tidak berperasaan kalau memang benar dilakukan

  2. Semuanya memang kembali ke settingan moral setiap orangnya sih Mba. Jadi ya kalaupun ada yang seperti itu kalo saya paling banter hanya bisa berdoa supaya uang yang mereka salah gunakan bisa berkah untuk keluarganya. Kasihan kalo didoain mereka terus miskin, mereka bakalan menyalahgunakan dana/barang lebih banyak lagi. Kalau berkah semoga mereka bisa berhenti. imho.

    Hanya sebuah celetukan, Mas….. saat spontan seperti itu terkadang saya memang tidak bisa mengatur emosi

  3. Bisa jadi pemikirannya gini:
    “Saya sudah banyak kehilangan, maka saya akan manfaatkan sebesar-besarnya setiap kesempatan sebagai pengganti kehilangan”

    Jadinya, ia tetap bermental miskin, merasa selalu kekurangan, menyikat apa saja yang bisa disikat.

    Bisa jadi, ya Om? Akan tetapi sangat disayangkan…kapan majunya kalau semua berpikiran demikian, bener gak Om?

  4. Saya hanya bisa berharap … semoga berita itu bohong …
    (walaupun harapan saya ini sangat tipis sekali …)

    Semoga kita semua … mau rakyat kecil kek … mau rakyat menengah kek … mau rakyat berpunya kek …
    selalu diberikan “allertness” … kesadaran untuk tidak mengambil yang bukan haknya

    Salam saya Hani

    (18/2 : 9)

    Saya setuju Om…karena biang dari ini semua sebenarnya adalah egois dan serakah, sangat disayangkan. Salam dari Bali, OM πŸ™‚

  5. Iman adalah fondasi utama…. namun kita tidk pernah tau setingkat apa iman seseorang. Bahkan kita juga tidak pernah tau caleg, capres, dan ca ca ca yang lain punya iman apa tidak…

    Sayang disayangkan kejadian kayak ini terjadi ditengah adanya becana seperti ini,, .. semoga semuanya dimudahkan dan biarlah Allah swt membalas prilaku sperti ini…

    Kalau rakyat kecil namanya nyolong, ya? tapi kalau yang udah di atas itu korupsi…asal bukan milik orang miskin atau sedang terkena musibah sih saya gak berkomentar tapi kalauu udah mengambil hak orang yang sedang membutuhkan?

  6. Pernah juga dalam berbagai berita atau media, banyak dari para wartawan saat ada bencana menanyakan kepada pengungsi atau korban, “apakah para korban sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah?” hal ini cukup sering terjadi, rasa-rasanya para korban yang masih hidup dan sehat itu tanpa bantuan pemerintah secara langsung jatuh atau meninggal. Padahal setiap ujian pasti ada hikmahnya, secara tidak langsung pembentukan pikiran dari masyarakat sekarang telah memudar dengan mementingkan rasa egoisme dan serakah.

    Sungguh setiap ujian akan sesuai dengan kadar masyarakat itu sendiri, bukan ditambah oleh lagi oleh manusia itu sendiri. Semoga masyarakat kita juga bisa lebih bijak dalam menyikapi bantuan dalam berbagai bencana yang sering terjadi di tanah air ini.

    Sudah menjadi hafalan buat para media untuk menanyakan hal demikian, ya? Karena seharusnya tak perlu ditanyakan akan tetapi tetap mereka sedang dalam musibah dan kita wajib menolong, kan?

  7. Sama … saya suka bingung dengan orang2 yang tega mengambil hak milik orang yang lagi susah …. hati mereka apa benar terbuat dari batu ya?

    Karena kita gak pernah berpikiran sejauh itu…

  8. Kalo nonton berita emang suka miris yah Han 😦

    Pernah baca berita tentang bala bantuan yang di korup, dan pernah baca berita juga tentang para korban yang katanya suka pilih pilih gitu deh…

    Makanya kadang suka puyeng sendiri kalo nonton berita Han *kemudian meraih remote dipidi*…hihihi…

    Semoga aja bencana nya cepat usai yah Han πŸ™‚

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s