Patriot itu adalah Bundaku

Bunda – Dia bukan seorang wanita karir, pengusaha atau pun perempuan yang melahirkan banyak anak dengan pangkat dan kedudukan tinggi namun perempuan yang selalu tersenyum dan bersemangat tinggi dalam kondisi apapun keluarga kami, saat kami kekurangan beliau tidak mengeluh dan saat berkecukupan pun tak pernah menunjukkannya. Bersikaplah sederhana, itu nasehatnya.

Buat saya, Bunda adalah seorang patriot yang membawah keluarga kami utuh sampai sekarang ini. Kesabaran dan kebaikan hatinya yang bak malaikat membuat keluarga kecil kami mampu bertahan di tengah hujatan, cemooh tetangga dan keluarga besar. Bunda seseorang yang selalu meyakinkan anaknya untuk menjadikan kelemahannya sebagai kelebihan yaitu MOTIVASI untuk maju.

Setahun yang lalu, tepat 7 hari sebelum saya menikah Bunda saya terbaring di rumah sakit dan dokter mendiagnosis beliau mengidap Tumor ganas dan harus segera di operasi karena tumor itu telah pecah dan bahkan hari minggu itu rahim di mana saya dan dua orang saudara saya pernah merasakannya kenyamanan di sana harus diangkat.Yang membuat saya pedih, saya mengetahui peristiwa itu setelah operasi usai, Bunda sendiri yang berpesan agar saya tidak tahu sampai saya pulang dan menemuinya sendiri di rumah sakit. Tubuh saya lunglai melihat infus di tangannya, matanya yang cekung dan tubuhnya yang kurus membuat saya tak bisa berbicara apa-apa selain menangis dan bersujud mencium tangannya, lirih Bunda berkata “Sudah, tidak usah menangis, Bunda sudah sehat dan gak apa-apa” Hari itu Bunda memang minta pulang karena hari pernikahan saya sudah dekat dan semua keluarga berkumpul esok hari.

Bunda, beliau benar-benar seorang patriot untuk kehidupan saya dan tentu saja keluarga kami. Saya yakin, kami tidak pernah kekurangan juga tidak pernah lepas dari sifat hematnya yang bahkan tetap menyimpan uang-uang pemberian saya saat beliau dulu masih mampu bekerja. Bahkan, dalam kondisi pailit Papa yang bangkrut usahanya mereka masih bisa mengkuliahkan adik saya sampai S1 dan membelikannya motor baru.

Papa-pun selalu bilang “Tiruh Bundamu” benar sekali Papa pun tak berhenti mengangumi Bunda sampai di usianya yang ke-60 ini.

Patriot kami tak hanya menjadi penyelamat dan motivator dalam keluarga kecil kami, akan tetapi juga pada keluarga besarnya yang dulu sempat mencaci dan mencemoohnya.

Setiap saat saya sedang kehilangan semangat dan down, yang saya ingat adalah semangat Bunda. Kalau saya menyerah dengan keadaan, maka orang tua saya harus bagaimana? Tidak penting jika saya harus bekerja lebih giat dari seharusnya asalkan orang tua saya tidak kekurangan, karena dulu Bunda melakukan hal yang lebih dari yang saya lakukan demi kebahagiaan saya dan juga saudara-saudara saya.

Bunda saya adalah patriot dalam kehidupan saya, karena beliau tak hanya memotivasi akan tetapi mampu mebuat saya berani mengambil keputusan-keputusan sulit dan besar dalam kehidupan saya.

Saya bukanlah siapa-siapa saat ini, apapun yang saya lakukan untuk karir, keluarga, teman dan semua mimpi-mimpi saya secara bertahap akan saya wujudkan walaupun hanya bermodalkan “KEYAKINAN” bahwa saya bisa melakukannya, karena saya ingin menjadi patriot untuk suami, anak-anak saya, keluarga, kolega dan dunia pilihan saya.

Artikel ini saya ikutkan di: Syukuran di Bulan Maret: Sang Patriot di Kehidupan Kami

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Patriot itu adalah Bundaku

  1. Insya Allah anaknya Bunda juga seorang patriot bagi keluarga dan kanan kirinya.. tul gak?

    matur nuwun ya mbak Han sudah turut meramaikan Tasyakuran Sang Patriot

    salam buat patriot bitcoin di sana hahaha

  2. Luar biasa perjuangan beliau… saya terharu bacanya….. itulah kenpa kita dituntut untk selalu mendoakanya…. 🙂 mg Hani jg bisa mnjadi Bunda yang sama .. amin… 🙂

  3. Tidak ada pengorbanan yang lebih besar daripada bundamu. Meski seluruh komplek memusuhimu dan berkata bahwa kamu orang jahat, niscaya hanya ibumu yang akan membela mati-matian bahwa dirimu adalah orang baik….

    Bunda, inspirasiku sepanjang masa…

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s