Tumbuh dari Harapan

Harapan Selalu selama kita masih memiliki nafas

Harapan selalu akan terbit, seperti halnya matahari yang terbit dari timur selama nafas dikandung badan.

Harapan – Beberapa hari yang lalu saya menghadiri acara rutin untuk komunitas kami dan di sana kami mendapatkan satu cerita tentang harapan. Di saat pembawa materi selesai mengatakanJangan pernah berhenti berharap agar tercipta ide untuk merealisasikan mimpi” angan saya langsung melayang ke masa lalu, di mana saya lahir dan dibesarkan dari keluarga yang sangat sederhana namun dengan mimpi dan harapan yang tak pernah padam.

Saya percaya setiap orang memiliki banyak impian, akan tetapi ada kalanya kita mematikan impian-impian kita itu dikarenakan impian tak kunjung terealisasi. Kita merasa proses yang kita jalani untuk realisasi mimpi sudah sangan lama sehingga kita lelah dan merasa tak punya harapan. Hal ini terdengar sangat menyakitkan, karena saya pernah mematikan beberapa impian saya dan setelah beberapa tahun saya baru sadar bahwasannya saya selama ini kurang berusaha keras mengupayakannya, jadi prosesnya kurang matang sehingga saya pun merasa tak punya harapan untuk mendapatkannya.

Berangkat dari didikan orang tua saya, terutama Bunda saya yang tak pernah berhenti mengatakan Insyaallah kamu bisa mewujudkannya asalkan terus berusaha dan berdo’a setiap kali saya sharing tentang impian saya, tidak memandang seberapa besar kemampuan saya untuk mendapatkannya, akan tetapi harapan itu yang mendorong saya untuk terus berjuang dan mencari cara.

Coba saja, andaikan ibu saya mengatakan hal ini:

Mana mungkin kamu bisa menggapai mimpi kamu, orang gaji kamu aja cuma segitu, sekolah aja gak lulus S1” Pastilah pupus harapan saat itu dan saya akan mematikan impian saya secara berlahan karena saya merasa tidak ada harapan, kalau pun ada kok kecil sekali.

Pentingnya memiliki harapan sehingga membuat kita tidak berhenti berusaha mencari jalan untuk mewujudkan impian.

Selama ini kita selalu berbicara tentang impian dan impian, melupakan yang namanya harapan padahal apalah arti sebuah impian jika kita tak memiliki setidaknya sepenggal harapan? Berhati-hatilah kita karena terkadan orang-orang yang berpotensi mematikan impian kita melalui “PELUMPUHAN HARAPAN” adalah orang-orang terdekat kita dan semoga kita terus menerus bisa menjadi harapan dan memberikan harapan untuk mendorong diri kita dan orang-orang di sekitar kita mewujudkan impiannya.

Advertisements

6 thoughts on “Tumbuh dari Harapan

  1. Wow.. keren nih tulisannya….
    Setuju banget, kita harus terus memupuk harapan kita jangan sampai orang-orang di sekitar kita malah melumpuhkan harapan kita.

  2. Selalu ada harapan ya Mbak, bagi orang yang ulet dan mau kerja keras.. Aku suka banget perkataan Bunda Mbak, membangkitkan semangat kali.. :’)

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s