Bunda, tak menemaniku di hari pernikahan

Ada banyak cinta tertuang dalam setiap tindakan Ibu kita, setiap perkataan yang terkadang terasa menyakitkan kita tanpa sadar sebenarnya itu adalah sebuah wujud dari kasih sayangnya yang luar biasa. Tiada maksud lain, selain keinginannya agar kita mendapatkan kebahagiaan.

Dulu, saya selalu berpikiran kalau Bunda itu cerewet sekali, suka melarang-larang saya melakukan ini dan itu, apalagi alasannya itu selalu punya alasan, dan apapun yang dia takutkan kalau saya langgar pasti terjadi. Saya merasa kalau saya benci padanya. Hingga, usia saya terus beranjak dan saya banyak belajar tentang kehidupan saat memutuskan diri untuk merantau dari sana saya menyadari bahwa “bawelnya” Bunda itu membawa kebaikan sehingga saya bisa tumbuh menjadi saya sekarang. Maafin, anakmu ya Bunda yang kurang menyadari betapa besar pengorbanan demi pengorbanan yang sudah engkau lakukan selama ini. Continue reading