Matter of PEMBAGIAN TUGAS

Sesuatu yang mau saya bahas kali ini hanya seputaran rumah saja, semenjak menjadi ibu pikiran saya sekarang cenderung ke pemikiran “ala emak-emak” pemikiran ala emak-emak itu kaya gimana? Bagi yang punya istri, tengoklah istri Anda 😀 dan bagi para perempuan, kemungkinan akan ditemukan pada mereka yang sudah punya momongan :D.

Jadi, pada hari pertama saya kerja Senin kemarin saya memang sedikit nervous meskipun selama cuti saya masih buka-buka email, balas-balas email client, follow up dan sebagainya karena di kantor banyak system yang berubah. Kebetulan tempat saya bekerja sering sekali melakukan perubahan system, he he he

Nah, mungkin si boss ingin membuat saya nyaman saja setelah pagi saya dibriefing mengenai system dan juga update keadaan terkini (jadi pengkinian data, he he he) sorenya dia mengajak ngobrol santai lagi. Dan obrolan ini seputar “How is my feeling” setelah jadi seorang ibu. Saya bercerita kalau sekarang saya lebih sabar, tidak galak lagi dan dia tertawa. Katanya bagus, artinya sekarang saya lebih bijaksana.

Berlanjut ke obrolan, dia nanyain bagaimana suami saya? apakah dia mau membantu saya mengurusi bayi? dari dulu sih, saat pertama mendengar mau menikah yang dia tanyakan “is he a good and right guy, not typical Indonesian husband?” itu yang sering dia bahas. Menurut dia, seorang suami itu juga harus mau melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti doing laundry, cleaning the house, cooking, feeding baby dan sebagainya. Tidak ada peraturan saklek yang mengatakan kalau perempuan harus mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, itu hanya masalah pembagian tugas!.

Setuju sekali dengan Pak Boss, dan alhamdulillah suami saya bukan suami yang mengandalkan istri untuk semua pekerjaan rumah tangga, dia mau buatin susu, gendong dan nidurin anak, masakin air buat mandi anaknya, masak buat istrinya, belanja ke pasar. Karena semua itu memang masalah pembagian tugas. Suami saya memang bukan typical suami yang selalu minta dilayani akan tetapi sekali saya ada banyak waktu dan bisa saya juga nggak ngelonjak, saya akan melayaninya. Sekali-kali masak walaupun gak enak, he he he

Bahkan, ada yang terang-terangan memuji suami karena dia sangat lues saat mempersiapkan susu buat anaknya juga membantunya sendawa setelah minum susu.

Selanjutnya, si Boss juga curhat kalau dia sekarang juga melakukan semua pekerjaan rumah tangga sendiri karena pembantunya sakit dan istrinya menemani 2 anaknya di Vietnam yang sedang mewakili Indonesia.

Jadi, Bapak-bapak…jangan semua pekerjaan rumah tangga dibebankan pada istri, ya? 🙂

Advertisements

13 thoughts on “Matter of PEMBAGIAN TUGAS

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s