Penentuan Harga Tiket Pesawat

air ticket promo

(Image saya ambil dari News Letter di inbox email saya 😀 )

Saya paling suka bepergian pakai pesawat, selain nyaman juga cepat. Saat masih single saya terbilang sering bepergian memakai pesawat. Dan Maskapai Penerbangan favorit saya adalah Garuda Indonesia, maskapai penerbangan Indonesia sendiri. Tercatat 2kali saja dengan Air Asia. Kalau Lion masih terbilang sering karena mengikuti jadwal.

Namun, belakangan saya dan semua orang ya merasa kok harga tiket pesawat mahal sekali, ya? Dan yang paling bikin bingung melihat harga tiket pesawat domestik yang harganya di atas tiket keluar negeri.

Beruntung suami pekerjaannya ga jauh dari urusan tiket pesawat dan kalau saya teliti dia ada meeting dengan Garuda mewakili agent tempat dia bekerja secara regular, akhirnya saya tanya ke dia.

APA YANG MENJADI PERTIMBANGAN PENENTUAN HARGA TIKET PESAWAT?

Suami menjawab, menurut pemaparan Area Manager Garuda Indonesia yang menjadi penentu harga tiket pesawat adalah adalah Tarif Batas Atas dan bawah yang ditentukan oleh Menteri Perhubungan gara-gara dulu banyak kasus penerbangan pesawat jatuh karena kurangnya maintenance pesawat akibat harga murah. Hal ini diberlakukan juga terhadap maskapai lainnya untuk menjaga kualitas pelayanan penerbangan menurut standar penerbangan sipil. Terutama di sector domestik.

Faktor carrier juga menjadi pertimbangan walaupun tidak terlalu signifikan. Contoh, terbang menggunakan Airbus tentu akan lebih mahal dibandingkan terbang menggunakan ATR yang mana Fuel Consumption nya tidak terlalu besar.

Faktor yang lebih besar lebih ke marketing. Hampir 80% harga pesawat diiambil berdasarkan factor ini. Kita ambil contoh, kenapa flight ke Singapore lebih murah ketimbang ke Batam? Jawabannya karena ke Batam tidak banyak pilihan, sedang ke sector Singapore lumayan banyak. Jadi, yang banyak pilihan bisa jadi lebih murah karena hukum supply and demand.

 

Lho, akan tetapi sampai sekarang intensitas kecelakaan pesawat di Indonesia masih tinggi, kan? Kasus tersering kita temui di Lion. Untuk hal ini karena frekuensi terbang Lion yang lebih sering jadi berlaku hukum probabilitas.

Dari sekian banyak faktor di atas yang paling berpengaruh ya difaktor marketing tadi. Karena naik dan tidak harga pesawat juga bisa dipengaruhi oleh season yang sedang berlangsung. Di Indonesia sendiri kita kenal dengan Low Season, Peak Season dan High Season.

Kita kenali dulu kapan itu Low Season, Peak Season dan High Season. Saya buat berdasarkan pariwisata di Bali 😂.

Low Season merupakan masa di mana jarang ada liburan, hari libur nasional atau libur lainnya. Di musim ini biasanya banyak promo tiket pesawat dan paket-paket wisata lainnya. Low Season ini biasanya ada pada Pertengahan January – Mei. Tapi Mei 2019 kayanya bakal beda, ya? Silahkan check kalender masing-masing 😀
Dan juga low season itu biasanya ada di September sampai awal Desember di tahun 2018 kemarin. Karena masuk tanggal 10 sudah high season, banyak libur. Saya yang berencana mudik tanggal 10 saja saya majukan tanggal 7 Desember jika tidak harga tiketnya meroket 🙂

High Season. Season ini terjadi di musim libur sekolah, Hari Raya, Long Weekend juga Agustus masuk dalam High Season. Di musim ini harga transport bisa naik 30% – 50% begitu pula harga penginapan dan juga harga tiket masuk tempat-tempat wisata. Cukup significant, ya?

Peak Season ini tak jauh beda dengan high season cuma peak season ini lebih padat dan crowded, biasanya ada pada akhir tahun. Di mana libur Natal dan Tahun Baru bersamaan. Harga kamar hotel saja bisa mencapai 250% kenaikannya, gimana tiket pesawat? Ya, bisa ga kebagian juga meski mahal. Karena meski mahal orang akan beli karena butuh.

Kalau mau naik Garuda dan dapat discount besar bisa saja kita beli saat ada Garuda Travel Fair yang diselenggarakan di kota masing-masing, discount bisa sampai 50% tapi tentu saja bukan tiket untuk high and peak season.

Lantas, kalau tiket ke luar negeri bisa murah disamping karena lebih banyak pilihan tadi maskapai juga tidak tersandung Tarif Batas Atas dan Bawah asalkan si Maskapai tidak merasa rugi saja.

Tentunya, setiap maskapai punya kebijakan sendiri untuk dapat menarik banyak sales dengan profit tetap tinggi dan ini yang kita tidak tahu.

Ngomongin tiket pesawat, saya jadi ingin jalan-jalan lagi hehehehe.

*Postingan ini bukan postingan sponsor 😀

Advertisements

6 thoughts on “Penentuan Harga Tiket Pesawat

  1. jadi ini masalahnya di kemenhub yang netapin tarifnya ketinggian ya bu?
    jengkel juga lihat tiket pesawat kok jadi mahal sekarang
    padahal sekarang bukan musim liburan lho

  2. Tarif pesawat sekarang lebih mahal ya? Saya malah gak tau saking jarangnya naik pesawat.
    Tapi jika memang untuk kebaikan, tarif lebih mahal tak jadi masalah.

    Yang biasa kami – konsumen – sesalkan, udah tarif lebih mahal, pelayanan gak berubah, meski beribah biasanya diawal-awal naik tarif saja. Kesananya… Sama saja dengan sebelumnya.

    • Menurut kami sih begitu, menurut para Dirut Maskapai sebenarnya tetap, yang dulu itu Promo (tapi ampe ratusan kursi dan tahunan) sekarang mereka habus promonya, hahahha.

      Bagusnya ya kita stay positive sajalah…..semoga tetap bisa bepergian dengan pesawat, hahahaha.
      Banyak faktor yang mungkin di luar kendali kita. Semoga Maskapai penerbangand i negeri kita semakin baik.

    • Ini Bukan alasannya, ini cara penentuan harga tiket.
      Kalau yang bikin tiket mahal nurut maskapai sih karena mereka ingin menutupi kerugian selama bertahun-tahun.

      Karena kenaikan harga ini dampaknya juga buat agen-agen yang membantu jualan tiket mereka. Mereka juga menarik komisi agen, tinggal tunggu tanggal main saat Traveloka, Tiket.Com mulai kehabisan uang untuk dibakar promo seperti sebelumnya benar-benar hanya angan, hahaha.

      Tapi, kenaikan harga ini mempengaruhi inflasi juga jadi kita wait and see saja apakah akan terus berlanjut hahaha

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s