Jawaban : Tiket Domestik Lebih Mahal dari Tiket International

Dan masih berkutat dengan harga tiket pesawat, yang tentu saja paling berimbas pada traveler khususnya backpaker. Mungkin juga berimbas pada pebisnis, namun tidak seberapa besar karena pebisnis yang mobilitas tinggi pakai pesawat mestinya bisa affort kelas Bisnis atau First Class.

Masih menyambung postingan saya sebelumnya mengenai “Penentu Harga Tiket Pesawat” Jadi, jika ditemukan harga tiket pesawat domestik kenapa masih lebih mahal dari Internasional bahkan dengan Air Lines yang sama, sebut saja Garuda di sini karena saya familiarnya adalah dengan garuda itu semua masih berhubungan dengan strategi marketing.

Faktor yang lebih besar lebih ke marketing. Hampir 80% harga pesawat diiambil berdasarkan factor ini. Kita ambil contoh, kenapa flight ke Singapore lebih murah ketimbang ke Batam? Jawabannya karena ke Batam tidak banyak pilihan, sedang ke sector Singapore lumayan banyak. Jadi, yang banyak pilihan bisa jadi lebih murah karena hukum supply and demand.

 

Dalam kutipan tersebut di atas adalah sedikit kutipan dari artikel saya sebelumnya. Selain Supply and demand, dalam penerbangan Internasional katakanlah mereka memiliki target penjualan dalam satu Flight adalah sekian $$ (dollar) dengan kelas business dan mereka targetkan bisa terpenuhi sampai 80% – 90% lalu dari kelas ekonomi ada sekian kursi dengan target penjualan sekian $$, penjumlahan penjualan dari Kursi bisnis dan Kursi Ekonomi ini jika dijumlahkan bisa mencapai target profit yang ditentukan maka keluarlah beberapa seat kursi promo yang jumlahnya tentu saja terbatas.

Jadi, jelas sudah kenapa kita bisa mendapatkan harga lebih rendah untuk tiket international ketimbang domestic.

Kenapa untuk Domestic tidak diperlakukan demikian? Karena umumnya masyarakat kita, bahkan para pebisnis yang mampu membeli tiket bisnis pun mereka dengan bangga rela serobot-serobotan dengan para penumpang yang hanya bisa beli kelas ekonomi atau bahkan kelas ekonomi-promo.

Masalahnya harga tiket sekarang itu mahal banget.

Mahalnya tiket sekarang karena tidak dilempar ke pasaran harga tiket promo atau kalau kita selama ini teliti di dalam tiket itu ada jenis class yang biasanya B, H, M, L, V, X, U, R di sini yang membedakan fasilitas dari setiap tiket. Fasilitas seperti bisa ganti jadwal atau ganti jam. Untuk tiga kelas terakhir (X,U dan R) biasanya harga di bawa harga publish dari sebuah agent tidak bisa refund apalagi ganti jadwal.

Tiket Garuda

Nah, untuk sekarang ini tiket yang dilempar hanya kelas Y (atau orang-orang markapai sebut Yengki) alias kelas ekonomi makanya mahal. Ekonomi tetap mahal, ya? Iya, kan ada batas atas dan batas bawah seperti yang saya sampaikan di artikel sebelumnya. Makanya, saat kemarin kabarnya para board director meeting dan mereka mengatakan tidak ada kenaikan harga, kalau dilihat ada benarnya. Karena mereka sekarang hanya merelease harga kelas Yengki, Business dan First Class saja dengan alasan mereka mau menutup kerugian yang terjadi selama bertahun-tahun.

Semua memang kembali ke strategy marketing untuk meningkatkan profit, akan tetapi tetap saya kecewa dengan Garuda. Mereka meng-claimed diri mereka mengalami kerugian akan tetapi mereka tidak melakukan penghematan di internal mereka. Katakanlah di satu daerah wilayah mereka memiliki beberapa kantor yang sebenernya dalam satu kantor cukup 3 – 4 staff saja mereka isi beberapa staff yang sepertinya ga effective banget dari segi bisnis (tolak ukur saya di Bali). Dan lagi, bocoran dari beberapa orang dalam (ga usah tanya siapa, sekarang informasi sih cepat menyebar) gaji para petinggi di garuda ini keterlaluan jika dibanding kinerja mereka. Jadi, uang sebenarnya juga habis di operasional sepertinya.

Kalau Maskapai Swasta terserah-lah, akan tetapi untuk Maskapai plat merah harusnya mereka sejalan dengan program Wonderful Indonesia. Bagaimana kami mau explore Indonesia jika tiketnya mahal, betul? hehehe.

 

Advertisements

4 thoughts on “Jawaban : Tiket Domestik Lebih Mahal dari Tiket International

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s