7 Langkah Agar Lebih Productive

Menjadi sibuk dan productive adalah sebuah pilihan. Beberapa orang terlihat sangat sibuk, kesana-kemari, melakukan ini dan itu akan tetapi hasilnya sepertinya tidak ada selain capek. Karena kesibukannya bukan mengacu pada hal productivitas.

Maka di sini saya ingin berbagi 7 langkah agar lebih productive, hal ini terutama saya tujukan untuk kami kaum Ibu atau kaum apapun yang memiliki profesi, apapun profesinya, semoga bisa diimplimentasikan, walau mungkin butuh sedikit adjustment sebab yang saya bagi di sini adalah salah satu isi materi di WAG Marketer DeZavo.

Kenapa kita harus productive? Karena waktu yang kita miliki sangat berharga, jadi kita  harapkan tidak terbuang sia-sia. Jadi, untuk profesi ibu rumah tangga kegiatannya mungkin terlihat hanya memandikan anak, memasak, mencuci, akan tetapi semua itu jika dioptimalkan dengan melakukan langkah ini diharapkan akan ada “SPARE WAKTU” untuk me time mereka setiap hari. Jadi, sibuknya tidak asal sibuk.

Langkah Pertama : Setiap hari sebisa mungkin kita buat to do list.

Dan jika kita masih belum mengetahui ritme kerja kita, kita bisa bikin dashboard, saya akan kasih contoh dashboard-nya. Dashboard ini dibuat dengan period “Weekly” mau bikin “Monthly” juga tidak masalah.

Weekly Dashboard Work Flow

Tapi, buat to do list yang reasonable, ga usah berlebihan tapi juga jangan terlalu kelihatan dikit banget kaya ga punya goal yaa

Langkah Kedua : Set Up Goal

Jadi masih berkanjutan dari langkah pertama kita, kita harus punya goal. Misal di dash board tadi….in the end kita harus punya goal dapat feedback berapa orang dan closing the deal berapa orang.

Bagi Ibu rumah tangga atau freelancer pasti bisa disesuaikan goal-nya. Misalkan Blogpreneur, berarti targetnya harus bisa menyelesaikan 3 tulisan sebelum deadline agar nanti pekerjaan menulis artikel lain bisa terselesaikan dengan maksimal karena masih memiliki banyak sisa waktu. Intinya, sesuaikan dan harus memiliki target.

Langkah Ketiga : Belajar Focus

Focus itu seperti halnya kita harus beribadah dengan khusyuk ya, jadi memang tidak mudah. Banyak distruction. Tapi, dengan membuat to do list diharapkan akan membantu kita untuk fokus menyelesaikan setiap tugas dan targetnya. Karena selesai saja tidak cukup, hehehe. Ambisius banget, ya? Lho…kita ini harus memiliki sifat ambisius walau sedikit lho, jika tidak maka apa yang kita kerjakan ya itu-itu saja dan tidak ingin membuat perubahan.

Langkah Keempat: Ingat Terus Pattern atau Ritme Kerja Harian Kita

Dengan memiliki dan menemukan ritme kerja yang kita pilih akan membuat kita kerja lbh produktive dan effective. Akan tetapi, bukannya akan bosan ya? Ya….itu tadi, kan kita bisa mengisi hal lain untuk breaking the habit di dalam work-flow. Dalam 7 hari, minimal ada satu hari kita berikan kendor.

Ingat, tadi kita buat dashboard dengan tujuan kita bisa kerja lebih effective dan productive jadi diharapkan kita memiliki banyak waktu untuk diri sendiri dan terhindar stress oleh karenanya jangan terlalu over karena kita bukan manusia super.

Langkah Kelima: Ingat Waktu Tepat Jam atau Waktu Kerja

Karena kita memiliki segudang kegiatan, tetaplah kita harus bisa membagi waktu atau memiliki jam kerja yang harus kita patuhi. Khususnya ini para Ibu Rumah Tangga yang memiliki profesi double bahkan triple, ada kan ya? Jadi, jangan tercampur waktu jam kerja profesi Rumah tangga dicampur dengan waktu kerja profesi lain. Kalau kita tidak mudah terdistruksi tidak apa, tapi saran saya sih jangan, karena bisa mixed up.

Temukan waktu tepat untuk kita mengerjakan pekerjaan ini agar tidak mengganggu aktifitas lainnya. Itu intinya dan agar hasilnya maksimal.

Langkah Keenam: Be nice to your self

Maksudnya apa? Kasih waktu kita buat istirahat, jangan terlalu keras terhadap diri kita sendiri dan sebaliknya. Dengarkan musik yang healing atau menenangkan jika membantu, nutrisi otak dan tubuh kita dengan tepat agar bagaimana pun atau apapaun kegiatan kita bisa terselesaikan dengan baik.

Langkah Ketuju: Disiplin

Disiplin ini erat dengan tekun. Jangan banyak bolongnya….jika bolong harus mengganti bolong tersebut, usahakan target yang sudah di set up dalam dashboard kerja terisi dan terpenuhi semuanya apapun hasilnya.

Dan yang harus dan tidak bisa ditinggalkan kita tingkatkan terus ibadah kita karena apapun yang kita lakukan tanpa ibadah akan kosong hati kita dan ga bisa dapat feel dalam mengerjakannya. Kita jadikan ibadah adalah kebutuhan kita.

One thought on “7 Langkah Agar Lebih Productive

  1. Langkah-langkah ini sesuai dengan kaidah PDCA dalam manajemen ya Mbak.
    Plan – Do – Check – Action. Check untuk mengukur apakah target tercapai. Bila tidak, lakukan Action dengan membuat langkah perbaikan.

    Sukses selalu Mbak.

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s