Bali Safari and Marine Park

Berlibur Dengan Suami Ke Bali Safari

Berlibur dengan suami ke Bali Safari and Marine Park

Bali Safari and Marine Park – Tempat ini merupakan tempat wisata yang menyuguhkan keanekaragaman satwa, khususnya yang dilindungi.

Hari Minggu, 2 February yang lalu saya diajak suami turut serta ke Bali Safari and Marine Park yang berada di Gianyar. Sebenarnya ini bukan kunjungan pertama saya semenjak di Bali, akan tetapi kedua jadi saya sudah sedikit lebih tahu binatang apa saja yang ada di sana dan atraksi apa saja yang disuguhkan karena dalam kurun waktu 4 tahun tidak banyak yang berbeda.

Sebenarnya saya tak begitu menyukai wisata alam seperti ini, bukan karena saya tidak menyukai alam akan tetapi saya tidak bisa terkena panas matahari. Setiap saat saya terkena sinar matahari secara langsung saya akan sakit kepala dan mual-mual, menurut doketer sih saya memang alergi terhadap panas matahari. Continue reading

Si Cute Pencuri Hati

Pencuri hati – Lucu dan imut, bisa membuat   saya atau pun suami tertawa dengan tingkahnya. Saat-saat lelah pulang kerja pun kami akhirnya memiliki mainan dan suami saya pun memiliki kesibukan baru yaitu membersihkan kandangnya. Terkadang sehari bisa sampai tiga kali kalau dia ngompol terus.

Mau bagaimana lagi, kami belum memiliki buah hati dan masih mengupayakan agar hari-hari kami jadi lebih indah, jadinya kami mencoba mencari hiburan lain. Continue reading

Sekali maling tetap maling

Menurut teman, apakah maling bisa bertaubat? tapi untuk kasus saya ini saya tidak percaya kalau maling  bisa berubah menjadi baik meski sudah kita baikin! Dan saya tiba-tiba saja menjadi malas berbuat baik padanya, saya juga menyuruh suami saya jangan baik-baik sama dia, gak usah deh kasihan-kasihan wong yang dikasihani kurang ajar begitu.

Peristiwa sore ini membuat saya “ngeh” dan sadar bahwasannya “sekali maling akan tetap maling“. Continue reading

Petak Umpet

Petak umpet kalau dalam bahasa Jawanya “jumpritan” atau bule-bule bilang “Hide and Seek” merupakan permainan yang sangat menyenangkan. Saya dulu senang sekali bermain petak umpet dengan sepupu-sepupu saya di rumah nenek. Rumah nenek lumayan besar, saya tidak tahu pasti berapa ukurannya akan tetapi memiliki 8 kamar tidur dengan ukuran yang lumayan besar pula dengan ruang tamu, ruang tengah dan juga dapur yang luas! ya, typical rumah jaman dulu-lah! Nah, tempat persembunyian favorit saya adalah kamar gelap milik Om di bawah tempat tidurnya, tidak jarang sampai permainan usai saya tidak ditemukan, he he he

Continue reading