Ini adalah hal yang tidak akan pernah dialami jika kita belum punya anak, sungguh!

Memiliki anak dulu merupakan ketakutan yang sedikit mengungkung keinginan saya untuk segera menikah mudah dan memiliki anak! Kenapa demikian? Karena saya berpikiran anak dan menikah akan “membatasi luang lingkup dan gerak” saya dalam menggapai beberapa pencapaian atau hal-hal yang ingin saya lakukan dalam hidup.

Adakah yang pernah atau sedang memiliki pemikiran sama dengam saya dulu?

Akan tetapi, pada suatu kesempatan di mana saya ternyata tidak bisa menghindar untuk segera menikah gara-gara memang sudah ketemu jodoh saya pun merasakan yang namanya memiliki suami, kemudian hamil dan memiliki anak. Lantas? Lantas, ada beberapa pemikiran yang selama ini membuat saya takut berubah.

Memiliki keluarga; suami dan anak membuat kehidupan saya lebih berwarna, spiritual saya bertambah karena dalam kehidupan rumah tangga ini banyak sekali pembelajaran di mana saya harus bisa berimbang dan adil terhadap diri saya sendiri, keluarga dan suami.

Dan ada lagi hal seru yang saya alami dan saya yakin tidak akan saya alami jika saya tidak memiliki anak. Apakah itu?

Continue reading

Advertisements

Gombal yuk……

Menikah adalah hal yang tak pernah terlintas dalam pkiran saya saat itu,  bahkan sampai saya beranjak dewasa. Pernah, pasa saat usia menginjak 20 tahun saya bepikir ingin sekali menikah dengan pacar, ternyata setelah putus dengan pacar saya lebih giat belajar hidup mandiri, jadi lupa dengan keinginan menikah itu.

Semenjak menikah, saya jadi belajar untuk lebih perhatian sama pasangan. Banyak hal-hal yang selama ini saya tidak yakin bisa lakukan ternyata bisa! Salah satunya adalah nggombalin suami. Saya bukan type seorang perempuan yang romantis bahkan cenderung cuek yang hanya mikirin bagaimana saya bisa senang, bilang “I Love You” pun sangat mahal, tapi untuk dia saya sekarang jadi gampang sekali bilang “I Love You” (muka saya langsung memerah, nih! He he he).
Continue reading

Saya ikut Masterchef USA

Masterchef USA? Jangankan yang USA bisa ikut serta di Masterchef Indonesia saja sudah ‘WOW’ dan fantastic banget, apalagi ini yang USA. Udah gak usah ngebahas jadi pemenangnya dulu, bisa ikutan audisi dan lolos di 20 besar saja itu sudah ‘sesuatu’.

Percaya tidak kalau ternyata saya menjadi salah satu peserta Masterchef USA season 5 yang akan datang? Saya sudah masuk 20 besar, lho! Saya sendiri tidak percaya kalau bisa lolos di 20 besar Masterchef USA sedang masak mie saja suka terlalu matang. Continue reading

Pengalaman Panti Pijat Plus-Plus

Mohon maaf ya, kalau pertanyaan saya langusng menjurus? Ada yang pernah berpengalaman datang ke panti pijat plus-plus tidak? Saya nggak tahu kategori plus-plusnya seperti apa, apakah plus facial dan creambath, plus fasilitas hotel bintang 5 atau…entahlah!

Nah, sebagai seorang pijat addicted nie saya merasa badan saya nggak enak jika tidak mendapatkan sentuhan tukang pijat. Ceritanya bermula saat baru anget-angetnya saya menikah sama si Udah (Mama suami ngajarinnya sih harus manggil ‘Udah’) dan saya harus tinggal bersama dia di daerah Jimbaran, sebelumnya saya tinggal di Denpasar. Continue reading

Jika Kentut Itu Dosa

Pernahkah berpikir bagaimana jika kentut itu dosa? Sudah pasti tidak akan ada yang berani kentut dan jika tidak ada yang berani kentut apa jadinya peradapan umat manusia di dunia ini?

Dan bagi saya, jika kentut itu dosa maka dosa saya akan teramat banyak. Entah semenjak kapan saya jadi keseringan kentut meskipun itu saya lakukan di kamar, you know-lah siapa yang jadi korban bom atom itu? He he he. Continue reading

Petak Umpet

Petak umpet kalau dalam bahasa Jawanya “jumpritan” atau bule-bule bilang “Hide and Seek” merupakan permainan yang sangat menyenangkan. Saya dulu senang sekali bermain petak umpet dengan sepupu-sepupu saya di rumah nenek. Rumah nenek lumayan besar, saya tidak tahu pasti berapa ukurannya akan tetapi memiliki 8 kamar tidur dengan ukuran yang lumayan besar pula dengan ruang tamu, ruang tengah dan juga dapur yang luas! ya, typical rumah jaman dulu-lah! Nah, tempat persembunyian favorit saya adalah kamar gelap milik Om di bawah tempat tidurnya, tidak jarang sampai permainan usai saya tidak ditemukan, he he he

Continue reading

Ngidam yang terpendam…

Kali ini saya ngidam lain lagi, orang hamil emang aneh ya? kemarin-kemarin sebelum ketahuan hamil saja nggak pingin ini dan itu tapi sekarang? ada saja yang diingini. Atau kemarin-kemarinnya nggak nyadar saja berhubung memang saya suka bangetlah merajuk mau makan ini dan itu dan juga menurut suami saya, saya ini termasuk susah makannya, cerewet sekali.

Tadi pagi, saat membuka mata saya langsung mengungkapkan keinginan saya. Saya sedang ingin sekali makan nasi empog, sayur pepaya dilodeh sama ikan asin. Adakah di sini yang tidak tahu nasi empog? Ok, saya mencomot gambar dari Google dan penampakannya sebagai berikut:

Nasi Empog

Continue reading

Makan Itu….

Makan…

Makan adalah suatu kegiatan mengunyah makanan, entah itu kue, nasi, mie, spagetty, roti atau pun buah

Itu…

Itu adalah satu kata penunjuk jauh, yang artinya barang itu tidak sedang didekat kita.

Makan itu, artinya makan sesuatu yang tidak di sini.

Jadi awal ceritanya begini, saat itu saya masih belum ketahuan lagi ngidam karena ternyata tindak tanduk saya sebelum dan sesudah ngidam hampir-hampir tidak dapat dibedakan (Nah, Lho!). Entah kenapa, setiap kali melihat makanan apa gitu di TV saya selalu berseru ke suami “Mas pingin makan itu….” sambil merengek, untuk beberapa hal sih suami menuruti namun terkadang karena tayangannya cepat “itu” yang saya maksud sudah berganti besi, mobil, atau barang-barang yang tidak bisa dimakan lainnya suami saya kan jadi bingung “Makan itu, apa sih? Ayang ini gak jelas…” gitu katanya….

Continue reading

Warung Hoax

Setelah membaca artikel-nya Acacicu.com mendadak saya diingatkan kembali dengan satu peristiwa 2 tahun yang lalu. 2 tahun yang lalu menjelang lebaran, tepatnya menjelang saya pulang kampung seorang teman sekampung, cowok mengajak saya dan sepupu keliling kota Denpasar. Dia bilang, malam itu kami bisa minta makan apa saja dan dia yang akan mentraktir. Tentu saja saya sambut gembira meskipun esoknya kami masih akan menempuh perjalanan bersama.

Continue reading

Wedges Orange

Wedges OrangePerjalananmu menemaniku tidak panjang, ya….karena kita sudah tidak ada kecocokan lagi! Aku harap kamu mengerti, hanya satu kali jalan aku sudah merasakan ketidak nyamanan yang luar biasa. Aku tahu seharusnya aku tidak memilihmu hanya karena kamu memiliki keindahan yang aku impikan, ternyata indah di pandang mata belum tentu nyaman di kakiku “Wedges Orange”

Continue reading