Papa, my king father

Pagi ini tadi, Bunda menelphone saya. Kami mengobrol lumayan lama, kira-kira satu setengah jam. 2 hari saya tidak mengobrol dengannya, banyak yang ingin saya ceritakan akan tetapi karena peristiwa kemarin saya takut ngobrol sama Bunda. Saya tidak bisa menahan isak tangis kalau sudah curhat dengannya.

Seusai ngobrol sama Bunda, tiba-tiba saya rindu dengan Papa. Dulu kalau ada masalah saya selalu cerita ke Papa dulu namun, karena Papa typical orang yang susah ngobrol di telephone dan jarak kami berjauhan saya lebih banyak cerita ke Bunda.
Continue reading

Ngidam yang terpendam…

Kali ini saya ngidam lain lagi, orang hamil emang aneh ya? kemarin-kemarin sebelum ketahuan hamil saja nggak pingin ini dan itu tapi sekarang? ada saja yang diingini. Atau kemarin-kemarinnya nggak nyadar saja berhubung memang saya suka bangetlah merajuk mau makan ini dan itu dan juga menurut suami saya, saya ini termasuk susah makannya, cerewet sekali.

Tadi pagi, saat membuka mata saya langsung mengungkapkan keinginan saya. Saya sedang ingin sekali makan nasi empog, sayur pepaya dilodeh sama ikan asin. Adakah di sini yang tidak tahu nasi empog? Ok, saya mencomot gambar dari Google dan penampakannya sebagai berikut:

Nasi Empog

Continue reading

Makan Itu….

Makan…

Makan adalah suatu kegiatan mengunyah makanan, entah itu kue, nasi, mie, spagetty, roti atau pun buah

Itu…

Itu adalah satu kata penunjuk jauh, yang artinya barang itu tidak sedang didekat kita.

Makan itu, artinya makan sesuatu yang tidak di sini.

Jadi awal ceritanya begini, saat itu saya masih belum ketahuan lagi ngidam karena ternyata tindak tanduk saya sebelum dan sesudah ngidam hampir-hampir tidak dapat dibedakan (Nah, Lho!). Entah kenapa, setiap kali melihat makanan apa gitu di TV saya selalu berseru ke suami “Mas pingin makan itu….” sambil merengek, untuk beberapa hal sih suami menuruti namun terkadang karena tayangannya cepat “itu” yang saya maksud sudah berganti besi, mobil, atau barang-barang yang tidak bisa dimakan lainnya suami saya kan jadi bingung “Makan itu, apa sih? Ayang ini gak jelas…” gitu katanya….

Continue reading

Potret Masa Depan

Bagaimana hubungan kita dengan orang tua? Saya yakin jawabannya “Baik” .

Bahasan saya kali ini bukanlah tentang orang tua dalam artian sebenarnya, akan tetapi para orang-orang tua yang sudah lanjut usia bisa jadi orang tua kita atau mungkin kakek dan nenek atau bahkan orang lain.

Saya ingin menyambung artikel saya yang berjudul “Pokoknya Tidak rela!” Di sana terjadi pertikaian antara Anak dan Bapak yang sudah lanjut usia, sangat disayangkan si Anak tidak begitu mengerti bagaimana physicist orang tua semakin bertambah umur akan seperti anak kecil, its not completely like that karena semua tidak bisa diukur dari usia. Bagi orang-orang yang otaknya masih productive, active bersosialisasi dan menutrisi otak mereka dengan pengetahuan (entah itu lewat media cetak, buku atau electronic) proses penuaan ini tentunya akan lebih lambat.

Continue reading

Surat Buat Bunda…

Bukan sebuah keluhan atau amarah jika saya menulis surat ini untuk Bunda, melainkan sebuah ungkapan kerinduan yang rasanya tak pernah terobati bahkan oleh sebuah pertemuan.

Bunda, Ananda memang tak pernah punya waktu cukup banyak buat Bunda. Terkadang 3 hari kunjungan pun dengan langka terburu-buru dengan alasan pekerjaan. Bunda, Ananda memang tak punya waktu banyak melihat Bunda bertumbuh tua…setiap kali pertemuan Ananda sadar kulit Bunda semakin mengendur walau mungkin hanya beberapa mili namun demikian buat Ananda Bunda tetap yang tercantik.

Continue reading

Sahur/Buka Pakai Apa?

image

Alhamdulillah besok sudah puasa, ini adalah Ramadhan pertama saya bersama suami. Kalau dulu saya cuek sekali, mau sahur atau tidak jarang menjadi pikiran tetapi sekarang lain karena saya harus mulai mikirin “nanti malam harus sahur pakai apa?”.
Continue reading

Sahur/Buka Pakai Apa?

Alhamdulillah besok sudah puasa, ini adalah Ramadhan pertama saya bersama suami. Kalau dulu saya cuek sekali, mau sahur atau tidak jarang menjadi pikiran tetapi sekarang lain karena saya harus mulai mikirin “nanti malam harus sahur pakai apa?”.
Continue reading

Fathers Day | I Love You, Papa..

Kita sudah terbiaasa dengan hari Ibu di Indonesia, ya…menyayangi atau memberi hadiah memang tak selalu dilakukan di hari Ibu. Saya sih, kapan saja jalan dan lagi banyak uang selalu berkeinginan membelikan hadiah buat Bunda meski pun berakhir di omelin karena dianggap boros dan membelikan apa yang sudah beliau miliki, he he he
Continue reading

A Marriage: Sebuah Renungan

Cincin PernikahanDalam beberapa hari ini saya telah merenungi banyak hal. Tak ingin sok bijaksana, ini hanyalah sebuah renungan, kata hati atau ungkapanm hati.

Dua bulan lagi insyaallah saya akan menikah, tetapi ada rasa yang mengganjal yang tak seharusnya saya ungkapkan di sini tapi saya ingin bagikan, mungkin ada beberapa sahabat yang pernah mengalaminya sehingga bisa membaginya dengan saya.

Ada beberapa hal yang membuat saya takut, bukan tentang kebebasan atau anak atau terlebih lagi materi, bukan! Ada hal-hal lain yang menyangkut hati yang membuat saya ragu.
Continue reading

Kado Buat Bunda

Tepat setahun lalu, lebih satu hari saya menuliskan sebuah artikel berjudul “Kado Buat Bunda”. Waktu berjalan sangat cepat, tidak terasa setahun sudah berlalu.

Setahun yang lalu, saya entah memberikan apa sebagai kado buat Bunda yang jelas kado itu pasti sesuatu yang Bunda inginkan. Alhamdulillah, meski tak banyak dan seberapa saya bisa memberikan sedikit demi sedikit apa yang selama ini Bunda inginkan meskipun sebenarnya beliau bisa membelinya sendiri.

Tahun ini, sama specialnya dengan tahun kemarin. Setiap tanggal 22 December menjadi hari special buat saya. Kesibukan memikirkan kado apa yang akan saya berikan ke Bunda selalu terjadi di awal December jadi di saat bertepatan harinya semua sudah saya bungkus rapih. Meskipun saya tak dapat pulang dan memberikannya sendiri saya sudah cukup senang karena saya bisa membuat 1 hari setiap tahunnya menjadi hari special buat Bunda.

Semoga tahun depan ananda dapat memberikanmu hadiah lebih besar dan berarti, Bunda. Semoga ananda mampu menjadi kebanggaanmu.