Can you keep the secret?

“Can you keep the secret and how far will you keep the secret with you?” Perasaan saya di cobak-cabik oleh sebuah rahasia besar, bertanya-tanya seberapa jauh kita boleh menyimpan rahasia dan rahasia seperti apa saja yang boleh kita simpan?

Bisakah kamu menyimpan rahasia jika rahasia itu sebenarnya bisa memberikan sebuah solusi terhadap sebuah masalah besar yang Anda ketahui? Bagaimana perasaan kamu jika kamu tetap menyimpan rahasia itu sedangkan semua orang pusing mencari kunci kasus yang sedang terjadi?
Continue reading

Ping Pong yang emosi

Ping Pong? Udah pernah main Ping Pong? saya nggak pernah tapi kalau ada email langsung balas, terus ada balasan lagi, kita balas dan dia membalas lagi biasanya di kantor kami sebut “ping pong” ah ini hanya istilah kami saja, he he he he

Dan ini adalah sebuah hubungan antara ping pong dan emosi, di mana ada e-mail yang tak seharusnya di CC ke saya, saya balas dengan enak dan bahasa saya eh balasannya malah bikin kepala saya panas untung puasa sehingga tak terbawa emosi. Kami ini kan cuma ngerjain tugas, atasan nyuruh apa ya kita kerjakan kadang ada tugas yang tidak detail saat bertanya detailnya atasan menjawab ” just do it or otherwise there will be more questions appears” sesal saya kok saya yang disuruh “because we trust you” begitu katanya.

Ah…ternyata ini yang menyebabkan ping pong dengan mantan karyawan yang di non activekan itu emosi dan finally dia nge-judge saya “stabbing friend” saya ngurut dada, hanya Tuhan yang tahu, mungkin saya salah tapi tak sedikitpun terlintas untuk seperti itu karena saya hanya menjalankan tugas. Kesannya saya cuma “yess, boss!” lha, tapi kalau perintahnya cuma “tolong info si A because we gonna have meeting with her” saya kira juga ini hanya regular meeting dan yes, this is my job untuk set up meeting, info ke karyawan lain jika ada meeting-meeting kan that what am I for here?!

Kadang posisi kita membuat kita dimusuhi teman? tapi, kalau teman itu tahu dan kenal kita maka mereka akan bersikap profesional “aku kenal kamu” umumnya sih gitu, tapi emang gak semua kenal kita dengan baik.

Hidup emang jadi hambar ya tanpa konflik, enjoy dech! He he he he

#Life Leap

Kambing Hitam

Pernah lihat kamibing hitam? Saya juga pernah lihat kok, apa sih salah mereka?? Kenapa mereka jadi perumpamaan?? Emang apa bedanya dia dengan wedus gimbal (kata si mbah di kampung) gak penting sih, tapi saya penasaran lho….hehehehe

Tapi, yang ini saya serius! Saya hanya merasa gemas dengan adanya beberapa orang yang suka mengkambing hitamkan orang lain atas ketidak mampuan dia. Dia bilang si A begini dan si B begitu makanya dia tidak mampu, gagal dan tidak berhasil.

Menurut perpestif saya sih, kalau saya gagal dan gak mampu pastilah semua sebabnya ya dari saya sendiri karena usaha saya yang kurang maksimal atau bahkan gak ada usaha untuk bisa, setuju?

Dan saya kira gak ada lho kata gagal atau gak bisa kecuali kita nggak pernah nyoba dan nggak pernah berusaha.

Jangan nyari kambing hitam-lah lebaran haji masih lama kalau mau nyari korban :mrgreen:

Karena Cinta


Gambar diambil dari Mbah GoogleSemua orang pastinya familiar dengan cinta. Bahkan anak umur 3 tahun pun tahu lho apa itu cinta, buktinya tetangga kostku yang lama anaknya yang baru bisa bicara bisa nyanyi “C-I-N-T-A” Ha ha ha ha

Apapun dalihnya Cinta emang memberikan hormon bahagia, jadi jika kita melihat sesuatu dengan cinta tidak akan ada keluhan, mengerjakan sesuatu dengan cinta semua akan terasa menyenangkan dan bukan lagi sebuah beban.

Yup, hanya sebuah uraian singkat bahwa apapun yang saya lakukan dalam hidup saya karena saya mencintai keluarga saya. Keputusan apapun yang saya ambil dan tindakan apapun yang saya kerjakan karena saya mencintai keluarga saya. Well, kadang saat sisi melancholic saya timbul emang ada kalanya saya jadi merasa lelah dan ingin menyerah tapi semangat saya berlipat-lipat jauh lebih besar dari itu semua.

Dan tindakan apapun yang saya ambil pastinya berdasarkan pertimbangan masak, kenapa? Agar saya bisa melakukannya dengan cinta. Karena saya tidak suka melakukan sesuatu yang sudah saya putuskan setengah-setengah.

Saya di dunia ini karena cinta orang tua saya, terasa mudah saat semua itu berdalih “dengan” atau “karena” cinta. Dan semoga kita tak salah dalam menilai dan memilih cinta.

#Romantic Tuesday.

My Updated

Belakangan ini saya jadi cengeng dan gampang banget tersinggung, setelah saya usut semua itu ternyata terjadi karena saya ini kecapekan.

Hampir waktu saya habis buat kerja, sedang waktu istirahat saya hanya beberapa jam saat tidur, paling lama 8 jam dan itu jarang terjadi palingan 7 jam jika tidur jam 10 bangun jam setangah 6 saya mendapatkan istirahat 7,5 jam kadang saya bangun lebih awal karena waktu Shubu di Bali tidak panjang, hanya jam 5:20 – 06:00 saja. Setelah Shubu, belakangan saya juga tidak membiasakan untuk tidur karena Allah tidak menyukai itu. Dan terkadang saya juga tidur jam 11 bahkan jam 12 dengan jam bangun pagi tetep setengah 6 :mrgreen:

Jujur saya memang nggak mau waktu saya terbuang sia-sia untuk hal yang kurang berguna, intinya saya nggak mau kelak saya menyesal lantas berkata “aiiih…andai aku dulu nggak cuma main-main dong” main-main itu butuh tapi di hari Sabtu atau Minggu dan itupun setelah serangkaian kegiatan dikerjakan, but wait….tomorrow is Saturday and I have to work!

Jam kerja sih normal, cuma aplikasinya UP-Normal bukan ubnormal ya, he he he. Jangan membayangkan, kerja di depan komputer bisa sambil FB-an, ya…saya nggak munafik sometimes….update status di FB perusahaan atau kalau lagi jenuh banget pasti saya nyari bacaan yang bikin otak fresh, ya it could be any site-lah seringnya blog teman-teman dengan cerita gokilnya, he he he

Kalau FB pribadi kebanyakan akses dari HP. Saya sering juga dapat komentar “Poor Girl” he he he, tapi saya nyantai saja walau kadang nangis juga kalau udah kebanyakan, bukan apa sih kalau udah capek gitu rasanya ya gimana gitu….ya gak sih? he he he

Rasanya nggak adil saja, sebenarnya sih saya sudah menemukan cara buat ngilangin rasa ini cuma karena masih belum terbiasa jadinya sering lupa, saya kan cuma manusia biasa jadi boleh dunk lupa #ngeles. Jadi cara ini terinspirasi dari bukunya Bong Chandra, saat semua berjalan melelahkan disarankan kita menarik nafas panjang sambil bilang “WOW” cuma kalau saya, saya ganti menarik nafas panjang sambil tersenyum karena saya nggak mau menarik perhatian sekitar, he he he

Pastinya sahabat punya cara sendiri untuk mengatasi perasaan yang sedang lelah oleh hal apappun? Boleh dunk di bagi, he he he

Tentang seorang Idola

Aku terkesan dengan ketegasannya dalam bertindak, aku terpesona dengan senyum anggun dan manisnya yang tetap menyimpan ketegasan, aku sirik dengan keliahaiannya bernegosiasi, sirik dalam artian; aku selalu memperhatikan apa yang dikatakan agar aku bisa tiru dan mau belajar darinya. Singkatynya, aku mengaguminya.

Aku mengagumi sosok itu sekian lama, hingga segala cerita buruk tentang dia yang masuk ke telingaku hanya seperti angin “wush” dan hilang begitu saja. Di samping aku memang tak pernah peduli dengan pendapat orang yang memberikan suatu penilaian, bukan hanya padanya tapi pada semua orang.

Waktu terus berjalan, aku merasakan sosok yang kukagumi itu ternyata sering berlaku sedikit curang. Tapi, ah sudahlah aku mengabaikan karena tak ada manusia yang sempurnah bahkan seorang idola seperti dia. Tentu saja idolaku.

Satu kecurangan, dua kecurangan, tiga kecurangan sampai pada hal-hal yang akhirnya terasa menyakitkan buatku. Dia mulai suka mencari-cari kesalahanku? Kenapa? Merasa tersaingikah? Bukankah aku masih mengaguminya? Mengidolakannya? Only, the matter of time jika kadang aku mendapatkan keberuntungan lebih baik.

Aku masih mengaguminya walau tak lagi mengidolakannya, karena kebaikan-kebaikan dia. She is one of the superior I met, one of teacher I should learn from.

#Hanya cerita fiksi tentang sosok idola. Kita pasti pernah mengidolakan seseorang dan kemudian kecewa dengan sosok idola kita, bukan? Bersyukur kalau tidka pernah kecewa 🙂 Ini hanya salah satu cuplikan cerita tentang itu….

Tak selalu sesuai harapan


Langit memang tak selalu cerah, seperti halnya malam tak selalu indah dan bertabur bintang. Tapi satu hal yang harus kita (saya pada khususnya) percaya bahwasannya tak satupun hal yang ALLAH ciptakan itu tanpa alasan dan alasan-NYA selalu untuk kebaikan kita.

Saya selalu berbicara pada diri sendiri tentang positive thinking, namun bukan berarti saya tidak pernah menemui satu masalah yang membuat saya down dan menangis sehari semalam sampai saya tak kuat bangun dari tempat tidur. Tentu saja saya pernah, bahkan sampai kurus menangisinya.

Tapi, saya baru-baru ini mendapatkan satu pelajaran berharga selain pada kata “Jangan pernah berharap pada manusia, berharaplah hanya pada ALLAH” satu lagi alasan yang membuat saya memang tak boleh larut dalam satu masalah “Jangan pernah fokus pada ketidak baikan, selain ALLAH membencinya itu juga akan membawa pengaruh negative pada hidup kita”.

Subhanallah, ALLAH memang maha baik. Banyak pelajaran dan berkah-NYA yang jarang kita sadari. Syukur alhamdulillah, saya tulis ini di bawah indahnya langit yang berhias bintang di mana saya bisa melihat gambar saya di sana dengan senyuman.

Saya berdo’a semoga hari-hari kita semua penuh kasih.

Akuilah kesalahanmu…

Salah bukan berarti kita itu bodoh dan kita tak baik, bahkan nabi Muhammad pun berkata (seingat saya pas saya ngaji dulu) orang baik bukannya orang yang tak pernah melakukan kesalahan, melainkan yang mau belajar dari kesalahannya.

Namun, sejati kita sebagai manusia memang suka jaga gengsi untuk mengakui kesalahan apalagi minta maaf. Namun, tahu nggak sih kalau hal itu sangat menjengkelkan dan merugikan orang lain? Karena gengsi kita orang bisa sebel sama kita, ya..pada akhirnya ngefek ke kita juga.
Continue reading

Saat saya bilang “cukup”

Saat itu saya berjalan menelusuri sebuah lorong gelap yang panjang, lorong itu sangat sepi dan menakutkan tapi anehnya saya tak punya perasaan apa-apa selain ingin melewatinya dan ingin tahu apa yang ada diujung sana karena saya dengar di sana ada sebuah taman indah dengan bunga-bunga yang wanginya semerbak dan yang membuat saya sangat antusias adalah di tengah-tengah taman itu ada air mancur yang indah dengan lampu warna-warni saat malam hari.
Continue reading

Let’s be the BOSS!!

Taken from Google.com

Meditasi salah satu cara latihan mengontrol emosi 🙂



Aku hanya melirik-lirik tajam pada sebuah pertanyaan yang mampir di sebuah kolom kecil di layar monitor komputerku “Menurutmu, dia sombong banget, kan?”.Aku geregetan dan hampir menjawab “Dia emang belagu banget” tapi aku urungkan, dan lalu tersenyum sendiri “EGP, dech! yang penting kita tidak, okay!”
Continue reading