Kata istri

Cerita Tentang Istri

Model adalah suami istri alias saya sendiri dengan suami 😀

Akhir-akhir ini, setelah status saya berubah dari single menjadi seorang istri saya sangat senang diajak mengobrol mengenai pernikahan. Saya senang mendengarkan cerita-cerita mereka dan tentunya saya banyak belajar dari cerita itu.

Beberapa dari mereka bercerita tentang anak-anak dan ada pula yang bercerita tentang suami. Umumnya cerita tentang suami adalah tentang pengharapan mereka selama ini sebagai seorang istri karena apa yang mereka harapkan ternyata tidak sesuai. Mereka memang tidak bilang menyesal akan tetapi mereka berharap suaminya bisa berubah.

Contoh kasus

Seorang suami yang sangat cuek dan tidak bisa bersikap romantis ke istrinya, dia akan berlaku romantis jika istrinya yang memulai. Dia akan melakukan sesuatu untuk istrinya setelah diminta, kalau tidak ya cuek saja.

Kata istri: Kenapa sih tidak bisa peduli sedikit? apa salahnya sekali-kali memeluk istri tanpa diminta? apa salahnya sekali-kali membantu istri menyapu kalau istri sedang sibuk? Apa salahnya sekali-kali bilang ‘I Love You’? Continue reading

Ngidam

Jadi, setelah tanggak 19 Agustus 2013 yang lalu itu semua orang jadi tahu kalau saya sedang hamil ya masih hitungan minggu sih, akan tetapi tak ada hentinya saya bersyukur akhirnya saya dan suami dipercaya oleh Allah hingga dianugrahi kepercayaan ini sehingga yang kami lakukan adalah merawatnya.

Saya masih bingung saat orang-orang bertanya “ngidam apa?” Saya nggak ngidam apa-apa, saya nggak hamil saja suka ingin makan ini, makan itu sehingga suami saya suka niru-niruin cara merajuk saya kalau sedang meminta sesuatu, yaitu “Mau makan itu…” sambil manja, he he he
Continue reading

Perempuan Pembunuh

Dian mengayunkan pisau itu ke uluh hati Pramono berulang-ulang sampai Pramono tak sanggup lagi menahan udara yg ada di rongga dadanya agar bertahan di dalam ronggah paruhnya agar dia tetap hidup dan menyimpan oksigen untuk bernafas, namun Dian yang kesetanan tak memberinya ampun, hanya kemarahan yang nampak dari mata teduh dan biasanya penuh belas kasih itu. Pramono juga tak menyangkah perempuan selembut Dian mampu melakukan ini padanya…

“Dian saya minta tolong nanti antarkan makan siang buat Bu Lyan, ya?” Ungkap Pramono pada karyawan terbaik sekaligus sudah menjadi sahabat baginya.

Biasanya, walau dengan berat hati Dian akan menyanggupi permintaan Pramono. Tapi, entah kenapa pagi ini Dian merasakan sesak dalam hatinya sudah tak tertahankan, tak merasakah Pramono selama ini perhatiannya selama ini melebihi seorang bawahan ataupun sahabat? Sebodoh itu kah Promono menangkap sinyal-sinyal cemburu Dian setiap kali pembicaraan mengarah ke Lyan rekanan bisnis mereka. Ah….pagi ini benar-benar lain…ada kobaran amarah yang ingin keluar dari dadanya….

“Dian….” Ulang Promono karena dia hanya mendapatkan kebisuan Dian.

“Maaf, gak bisa” jawab Dian…

“Kok begitu? Katamu mau bantu aku dekatin Bu Lyan” ungkap Pramono ringan, Dian menahan sesak di dadanya….

“Iya, saya terpaksa…” Jawab Dian terputus..

“Dian….” Pramono setengah bergumam, menatap Dian tak mengerti.

“Bodoh, kalau sekali lagi kamu menyuruhku untuk mengantarkan makan siang untuk perempuan itu aku akan membunuhmu” jawab Dian dengan nada tinggi.

“Tapi, Dian….aku nggak ngerti…kamu, kamu kenapa??” Pramono tak mengerti….

“Aku mencintaimu, bodoh!” Tegas Dian.

“Nggak bisa begitu Dian….” Dan akhirnya mereka terlibat aduh mulut hebat sampai akhirnya Dian menghunuskan pisau ke uluh hati Promono karena penolakan Promono yang tak dapat diterimanya.

“Dian…” Promono menepuk bahu Dian pelan karena dia hanya mendapati kebisuan.

Dian mengangkat wajahnya, lalu tersungging senyum di sana.

“Baiklah Pram, tapi ini terakhir ya…” Jawabnya menahan sesak di dadanya.

“Kok begitu? Katanya…”

“Maaf, Pram…aku nggak bisa. Mulai hari ini aku resign” Dian memotong kalimat Pram lalu beranjak menahan air mata yang sudah menggenang dan tak mampu ditahannya dari tadi…

Sejatinya perempuan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa untuk menyembunyikan luka hatinya, dia mampu membunuh jika mau namun kelembutan hati yang dianggap kelemahan itu yang menjadi kekuatan untuk menutupi luka hatinya…

Perempuan yang dianggap lemah itu mampu membunuh…

 
#Saya bikin fiksi mini lagi!