Belajar Mengaji

Sore ini sesampai di rumah saya langsung mengambil wudlu dan sholat Maghrib karena waktunya sangat mepet. Sebenarnya saya selesaikan pekerjaan tepat waktu akan tetapi dikarenakan saya dengar di Jimbaran sedang mati lampu maka saya tidak mau pulang dulu.

Belajar dari pengalaman kemarin setelah sholat saya pun langsung mengambil Alqur’an dan mengaji. Namun, mengaji sore ini serasa beda karena si suami nemenin dan asyiknya dia mau ngajarin saya mengaji, maklum saya tak begitu bisa mengaji kalau pun selama ini sering mengaji pastilah saya hanya bonek dan saya tahu ALLAH itu maha mengetahui kalau saya sedang belajar. Acara mengaji ini cukup lama dan kami selesaikan jam 20:30.

Continue reading

Tiring Day

Dan hari ini adalah hari Senin, but thanks God, Monday is almost ending! it is 10:38 PM here. Bukannya saya tidak suka hari Senin, saya menyukai setiap hari saya dan satu-satunya alasan kenapa saya ingin hari ini cepat berakhir dan menjadi Selasa adalah hari ini terasa sangat melelahkan.

Saya tidak tahu kenapa kok rasanya hari ini bisa merasa capek dan letih sekali, kalau dirasa-rasa pekerjaan ya normal-normal saja seperti setiap harinya. Type pekerjaan saya memang bukan typical yang pagi tidak ada pekerjaan nanti sore baru banyak akan tetapi relative stabil dari pagi sampai sore tidak ada diamnya.

Saya harap ini bukanlah sebuah keluhan, karena saya tetap mensyukuri sepanjang hari ini, di mana saya menerima email dengan berita-berita bagus dari client, email dengan positive feedback dan yang lain lagi ada saja yang BBM dan SMS bilang mau beli tas dagangan saya, wah….ini sih benar-benar rejeki.
Continue reading

Sharing Cinta Dengan Alfian

Latihan Menjadi Mommy :)

Latihan Menjadi Mommy 🙂

Saya membagi cinta dengan cowok lain dan suami saya setuju-setuju saja, lho… kok bisa? Tentu bisa, kalau cowoknya menggemaskan seperti Alfian siapa yang nggak mau? Udah lucu montok, sorot matanya juga so sweet banget.

Jadi awal kenal dengan Alfian itu adalah saat sang Mama membeli tas pada saya dan saya mengantarkan ke rumahnya, kebetulan rumahnya tidak begitu jauh dari rumah saya. Rumah dia di Nusa Dua sedang saya Jimbaran jadi deh saya main kesana, suprisingly saya menemukan sosok lucu dan montok di atas kereta bayi dan si Mama mengenalkan namanya Alfia dan dipanggil Pian 😀

Saya kenal dengan Mama Alfian juga masih sekali itu namun dikarenakan mereka sekeluarga welcome dan ramah, aduh secara kami ternyata sama-sama dari Jawa cuma kakek Alfian ini orang Jombang yang menikah dengan orang Bali sedang Papa Alfian adalah orang Ponorogo. Kami ngobrol lama serasa seperti teman lama dan asyiknya saya diberikan kesempatan menggendong si Fian atau Pian yang menggemaskan itu.

Continue reading