Sebuah surat…….

Love LetterMengirim surat adalah hal yang senang saya lakukan semenjak kecil karena saya dulu termasuk orang yang mengalami kesulitan untuk bercerita. Saya sangat bersyukur meski tak pintar saya menyadari kekurangan saya mengenai komunikasi.

Banyak hal-hal yang saya simpan dan pendam dalam hati dan saya sampaikan lewat surat, bahkan dulu saat ingin menyampaikan sesuatu kepada Bunda dan tidak berani mengungkapkannya saya akan sampaikan lewat surat. Mungkin kalau jaman sekarang lewat SMS tapi, percayalah rasanya akan berbeda saat kita menulis surat. Di sana ada tulisan tangan kita yang akan diketahui juga bagaimana kondisinya saat menuliskan itu secara intuisi.
Continue reading

Murtad part #1 – Membaca & Menulis lagi!

Entah sudah berapa lama saya sudah tidak menulis pun membaca, padahal saya selalu bercerita ke siapa saja kalau menulis dan membaca adalah passion saya, see bukan sekedar hobby lho tapi passion! Kok, saya serasa mengkhianati diri sendiri.

Saya sedang menapaki kehidupan baru saya, ya…akhirnya setelah beberapa kali gagal akhirnya ada yang melamar saya juga (apa maksudnya?) dan insyaallah hanya menghitung bulan kami akan menikah, ya…bukan berarti oleh karena sibuk dengan calon suami saya saya jadi meninggalkan hobby yang saya cintai tentu saja tidak, karena dia mengenal saya pasti juga dari membaca tulisan saya, betul tidak? Jadi, saya memang benar-benar sibuk sehingga di saat senggang saya memilih tidur dan sisahnya itu tadi…saya harus mulai membiasakan diri untuk tidak terlampau konsentrasi dengan diri sendiri.

Jika saya bilang kesibukan saya paling banyak adalah pekerjaan kantor, pasti ada yang bilang time management saya kurang bagus! Honestly, terkadang saya merasa waktu 8 jam yang diberikan kepada saya memang tidak cukup untuk merampungkan semua pekerjaan itu, setiap pulang (jam 7 atau jam 8 malam) pasti masih ada outstanding task di agenda saya, belum lagi kalau pas ada sales baru saya harus training dia, paling tidak 2 jam waktu saya invest ke dia. Memangnya saya trainer, ya? Well…ya maybe suatu saat nanti saya akan menjadikan pilihan profesi trainer saat saya sudah men-training minimal 250 orang! He he he he

Nah, entah kenapa beberapa hari yang lalu hatis ay aini berontak, merontah-rontah, berteriak (sedikit hiperbolis, he he) ingin menulis dan membaca! Akhirnya dalam waktu istirahat I took 10 minutes to write an article in Kompasiana dan pulang kerja pergi ke Gunung Agung (took buku terdekat dari kost dan paling dekat dengan araea yang jual banyak macam makanan) dan langsung saya membeli 4 buku!

Buku apa saja yang saya beli? Mau tahu? Mau tahu aja apa mau tahu banget? He he he

Kata Pasrah


Hai, selamat pagi!!

Ih…pagi, pagi kok PASRAH aja 😛

Pasrah adalah sebuah ungkapan di mana seseorang sudah melakukan serangkaian usaha dan belum terlihat hasilnya. Nah, oleh karena itu pasrah tidaklah dianjurkan dengan mudah dikatakan di saat kita malas melakukan upaya atau usaha. Masa belum-belum udah bilang “pasrah aja dech…” Enak aja….. :mrgreen:

Postingan ini saya dedikasikan buat mereka yang nyasar ke blog saya dengan kata kunci “Ungkapan kata-kata pasrah”. Upayakan apa yang kau cita dan impikan sampai dapat sambil terus berdo’a and wish you lucky 😉