Bintang – Apalah Arti Sebuah Nama

Hallo…..orang memangilku Bintang, tapi aku tidak tahu kenapa aku dinamakan Bintang. Karena orang tuaku juga bukan orang tua yang begitu memikirkan arti sebuah nama. Kalau dipaksa mencari alasan kenapa Bintang, jawaban mereka hanya “Karena nama itulah yang terlintas di pikiran … Continue reading

Bukan Artikel Cinta

Puisi CintaCinta. Kata orang jika-lah tidak ada cinta pastilah tidak aka nada kehidupan karena kehidupan kita sendiri dimulai dari cinta. Jadi, kenapa haris saling membenci?

Ah, membenci, tentu saja tak akan disebut cinta jika kita tidak pernah merasakan benci. Karena puisi cinta pun tak akan harmony jika selalu bernada indah dan penuh pujian.

Semenjak arti cinta tak universal, kita akan cenderung membenci jika cinta itu sudah tak ada. Itulah kenapa Tuhan Maha Pengasih dan penuh dengan welas asih, Tuhan Maha Penyayang dan tak pernah pilih kasih.

Saya bukanlah seorang pecinta, karena hati saya sangat alot untuk mencinta namun saya mempunyai banyak space untuk menyayangi. Mencintai artinya berikrar tentang kesetiaan, maka dari itu bukan cinta jika kita membagi hati kita untuk orang lain.

Jangan muda katakana cinta jika kita tidak mampu memaknainya, jangan mengatakan cinta jika kita tak ada rasa takut kehilangan dan memilikinya karena cinta adalah possessiveness.

Hanya beberapa kalimat tentang cinta, bukan puisi atau essay tapi inilah cinta….jangan tak bisa ungkapkan cinta hanya karena takut kehilangan harga diri, karena cinta harus mampu melumpuhkan jarga diri dan ego. Ungkapkan cinta, tak harus dengan kata indah atau puitis tapi dengan sikap dan perlakuan. Karena cinta adalah bahasa tubuh tak sekedar sebuah kata “cinta” dari bibir kita.

Sudahkah sahabat menemukan cinta?

Satu Hari Saja!

Sejauh kaki melangkah Dinar tak berani melakukan sesuatu bodoh yang akan membawa masalah dalam cerita kehidupannya, karena sudah berhati-hati pun masalah tak pernah absent menghampiri hidupnya. Life is so complicated.

Tapi, kali ini dia tak dapat melawan ingin hatinya agar dapat berjumpa dan menghabiskan waktu barang sehari saja dengan seseorang yang selama ini dirindukannya, bukan kekasihnya hanya seorang sahabat atau seorang yang pernah dekat dengannya. Kalau hal ini dilakukan dulu mungkin tidak akan apa-apa tapi jika dilakukan sekarang ini akan menjadi suatu masalah, karena Dinar sadar mereka tak akan pernah bisa bersatu. Love is so complicated.
Continue reading

Reuni

“Deg” rasa-rasanya ada sesuatu yg nyetrum saat melihat senyum itu, potongan rambut itu, penampilannya, gaya berjalannya, saya seperti pernah mengenali dia entah di mana dan entah siapa karena profesi saya sebagai seorang manajer project sangat memungkinkan bertemu banyak orang. Ya, karena tak mampu mengingat siapa dia akhirnya saya cuekin saja dan segera memasuki ruang meeting yg sudah disediakan oleh lembaga pemerintah ini meski saya rasa masih ada yang aneh karena saya rasa pria itu jg menatap saya dengan tatapan penasaran dan berusaha mengingat-ingat sesuatu. Tapi, masa bodoh-lah mungkin karena saya sudah menatapnya lumayan lama untuk sebuah sekedar lirikan makanya dia jadi jengah dan berusaha mengungkapkannya dengan menatap saya seperti itu, mungkin dia berpikir cewek ini gila pula menatapku kaya begitu.

Saya ayunkan langkah percaya diri saya seperti biasa, mengekor langkah boss yang juga turut serta dalam meeting kali ini. Perusahaan kami sudah biasa mengerjakan proyek pemerintah, namun untuk proyek pemerintah di daerah seperti ini dengan tempat wisata yang belum cukup ter-explore adalah pertama kalinya makanya saya yang mengajukan diri untuk presentasi karena saya takut boss saya dengan kemampuan bahasa Indonesia dengan nila D-(minus) itu malah bikin mereka gak pakai perusahaan kami, lantas kenapa boss saya ikut? Ya buat pemanis saja, hehehehe
Continue reading

Verona

Tanpa suara Verona duduk di atas kursi malas yang berada hanya 3 meter di belakang sang pujaan hati yang sedang melukis, memperhatikan tangan-tangan kekar yang dulu pernah dicumbuhnya itu dari kejauhan sambil terus mencoba menerkah apa makna lukisan yang belum sempurnah itu, walau dia tetap tak mampu karena dia tak memahami seni. Pernah dia memaksa belajar seni agar bisa mendekati pria yang dipujanya itu namun dia semakin hopeless dan semakin gila karena tak mampu memahami lukisan juga kecintaannya terhadap lelaki yang sebenarnya sudah tak mudah lagi itu semakin bertambah. Ya, lelaki yang sebenarnya lebih pantas menjadi ayahnya.
Continue reading