Papa, my king father

Pagi ini tadi, Bunda menelphone saya. Kami mengobrol lumayan lama, kira-kira satu setengah jam. 2 hari saya tidak mengobrol dengannya, banyak yang ingin saya ceritakan akan tetapi karena peristiwa kemarin saya takut ngobrol sama Bunda. Saya tidak bisa menahan isak tangis kalau sudah curhat dengannya.

Seusai ngobrol sama Bunda, tiba-tiba saya rindu dengan Papa. Dulu kalau ada masalah saya selalu cerita ke Papa dulu namun, karena Papa typical orang yang susah ngobrol di telephone dan jarak kami berjauhan saya lebih banyak cerita ke Bunda.
Continue reading