Sakit hati bikin dendam?

Daripada menimbulkan sakit hati mending "Minta Maaf"

Belakangan saya lumayan sering membuat sebuah judul postingan dengan diakhiri tanda tanya, itu semua menandakan ketidak tahuan saya dan permintaan saya untuk mendapatkan pendapat dan dukungan akan kebenaran dari yang saya tulis.

Sakit hati bikin seorang bisa dendam? Iya, saya rasa untuk sebagian orang akan menjawab “iya” karena ada rasa sesak di dadanya yang akan merasa legah setelah melihat orang yang membuatnya sakit hati merasakan hal yang sama dengan dirinya bahkan lebih parah. Salah? Salah dan benar bukan hal yang mutlak, mau dilihat dari sudut pandang siapa? Lagian saya juga nggak mau ngebahas salah dan benarnya.
Continue reading

Sorry, saya bukan cewek gampangan…

Setiap saat, setiap waktu pasti kita akan bertemu dengan namanya orang yang hobbynya ngrecokin dan membuat kita galau, mau tahu salah satu contohnya?

Banyak, sih…saya agak susah juga sih memberi contoh, tapi yang paling simple saja ni saat kita memutuskan untuk membeli sesuatu dengan pertimbangan matang, bahkan sampai dibela-belain puasa Senin – Kamis (yang ini lebay :D) eh, datang sahabat yang bilang “Jangan ini, ini nanti begini lho..ini nanti begitu lho…” Pendapat orang lain, dalam hal ini sahabat emang penting lho…tapi tunggu dulu jangan asal pakai, pikir dulu dunk..emang sahabat kita ini sudah memiliki barang yang mau kita beli, dia ada pengalaman? atau minimal beneran gak sih dia tahu apa kegunaan dari barang yang kita beli ini? Ini yang saya maksud jangan jadi orang gampangan…kenapa begitu? karena kita kan juga sebelum membuat keputusan sudah mikirnya mateng-mateng bukan yang spontan.
Continue reading