A Marriage: Sebuah Renungan

Cincin PernikahanDalam beberapa hari ini saya telah merenungi banyak hal. Tak ingin sok bijaksana, ini hanyalah sebuah renungan, kata hati atau ungkapanm hati.

Dua bulan lagi insyaallah saya akan menikah, tetapi ada rasa yang mengganjal yang tak seharusnya saya ungkapkan di sini tapi saya ingin bagikan, mungkin ada beberapa sahabat yang pernah mengalaminya sehingga bisa membaginya dengan saya.

Ada beberapa hal yang membuat saya takut, bukan tentang kebebasan atau anak atau terlebih lagi materi, bukan! Ada hal-hal lain yang menyangkut hati yang membuat saya ragu.
Continue reading

Intuisi ata Kata hati?

Percaya dengan kata hati? Well, percaya and tidak ya…tapi kalau saat itu saya merasa diri saya dekat banget sama Tuhan (meski Tuhan selalu hidup di hati kita) saya akan mempercayainya karena kata hati itu berhubungan dengan rasa nyaman.

Saat saya bertindak sesuatu dan menuruti kata hati biasanya itu akan menimbulkan rasa nyaman, dan biasanya sih kalau “Chatter Box” di dalam diri saya mulai meributkan untuk sebuah keputusan yang saya ambil saya akan mulai perbanyak dzikir saja (dzikir gak harus saat sholat, kan?) karena untuk keputusan-keputusan besar “Pro” & “Kontra” itu selalu ada.
Continue reading