Syair tengah hari…

DSC03418 copySiangku, aku tak berteriak mencarimu bukan karena aku tak cinta padamu
Tapi, siangku terlalu banyak yang memujamu

Kau penuhi dirimu dengan beragam tawa dan canda orang-orang bercengkeramah,
Memaduh kasih, menyuapkan nasi ditengah waktu istirahatnya..

Ah, siang….

Kau hanya menjadi satu lompatan menunggu senja yang kupuja dan kidung malam yang kutunggu
Aku tak memujamu, tapi tetap bagian dari dirimu…

Ah, siang…

Kiranya terik ini berlalu, mungkin aku akan lebih diam dan tak lagi membedakan
Sejatinya , ku ingin memujamu seperti ku puja senja dan malam

Antara saya dan Romantis

Foto di ambil dari Google

” Hani romantis dech, suka bikin puisi-puisi gitu “ puji seorang teman yang asli bikin saya langsung menutupi muka dengan sepuluh jari lentik saya (weks!fitnah banget ya? he he he)

” Wah….beruntung banget yang jadi pacarnya Hani karena sering dibikinin puisi-puisi gitu “ Ada juga yang fitnahnya lebih kejam seperti itu. Saya tersinggung dan merasa terhina [weiiittss, too much dech :P]

Saya ini orangnya cuek, and gak peduli dengan nota bene kata-kata romantis buat nunjukin sayang ke seseorang karena saya sih lebih ke tindakan. Kalau kekasih saya, saya akui emang romantis abis booo…lihat aja di wall FB, doi rajin kirim puisi yang asli bikin beberapa orang sirik dan patah hati (PD kali, ha ha ha ha)

Dan kalaupun saya tiba-tiba membuat puisi buat si dia, itu semata karena saya dan dia berjauhan dan begitulah cara saya mengungkapkannya berhubung tak dapat melakukan tindakan apa-apa.

Saya ini kan “Talk Less, Do More” Ha ha ha ha (apa coba?) Kalau sahabat-sahabat bagaimana mewujudkan rasa sayang kepada kekasih?

#Romantic Tuesday