Judging Personality | Type Orang Yang Suka Menghakimi

Dalam pergaulan kita pastinya akan bertemu banyak orang, oleh karena itu sangat disarankan kita bertemu dengan sebanyak-banyaknya orang agar kita bisa belajar mengenali berbagai karakter. Karena banyak sekali karakter-karakter yang mungkin akan membuat kita tercengang, marah atau expresi-expresi lainnya yang saya rasa cenderung bukan respon positive.
Continue reading

Kenangan Tersisah

Minggu sore itu, tanggal 18 March 2012, seperti biasanya aku, adik dan sepupuku berkumpul di kamar, kami bersendah gurau sambil nonton TV dan satu lagi aku yang entah kenapa jadi ketularan adikku yang sok-sok an memfoto diri sendiri, sok narsis, sok cantik, sok imut.

Tak ada firasat apa-apa, kami tertawa cekikikan karena cerita-cerita konyol atau sekedar celetukan dari bibir kami masing-masing yang emang ngasal dan diucap tanpa pikir panjang, hingga tawa kami terhenti saat adikku menerima telpon tapi hanya sebentar kemudian aku dan sepupuku lanjut cerita sendiri-sendiri lagi sedang adikku keluar karena ada pacarnya di ruang tamu. Saat asyik bercanda dengan adikku tiba-tiba saja HP adikku berdering lagi, mukanya tampak serius, pikirku pasti yang telpon pertama tadi makanya aku tetap cekikikan gak jelas, tapi tiba-tiba adikku berteriak keras “Diam, Mbak! dengerin ini! Mbah nggak ada, mbah meninggal” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, pikiranku langsung blank, aku bingung, kacau, di saat adik dan sepupuku menangis aku malah seperti orang kebingungan, aku mencoba menelpon Bundaku tapi tak diangkatnya, mencoba mengecek penerbangan rupanya paling malam pun jam 9 sedang saat itu sudah hampir setengah 9. Saat itu aku benar-benar BLANK.
Continue reading

Intuisi ata Kata hati?

Percaya dengan kata hati? Well, percaya and tidak ya…tapi kalau saat itu saya merasa diri saya dekat banget sama Tuhan (meski Tuhan selalu hidup di hati kita) saya akan mempercayainya karena kata hati itu berhubungan dengan rasa nyaman.

Saat saya bertindak sesuatu dan menuruti kata hati biasanya itu akan menimbulkan rasa nyaman, dan biasanya sih kalau “Chatter Box” di dalam diri saya mulai meributkan untuk sebuah keputusan yang saya ambil saya akan mulai perbanyak dzikir saja (dzikir gak harus saat sholat, kan?) karena untuk keputusan-keputusan besar “Pro” & “Kontra” itu selalu ada.
Continue reading