Menanti September

Pagi ini aku bangun dengan senyum….

Mentari memanggilku dari mimpi, menyampaikan harapanmu padaku untuk segera bertemu….

Kau mempesonakan pandanganku akan arti cinta anak manusia yang pernah aku ragukan, kau didatangkan pada saat aku membutuhkan….

Kau yang membuat hari-hariku indah dan selalu bertanya kapan saat itu datang “di mana cinta kita akan disatukan”….

Waktu yang hanya dalam hitungan bulan kenapa menjadikan serasa berabad? Apakan kerinduan membuat jalannya waktu berputar begitu lambat?

Sayang, September ceria itu akan segera datang di mana hati kita akan dipersatukan oleh ikatan pernikahan…

Advertisements

16 thoughts on “Menanti September

  1. Pingback: Halo Bulan « Bundamahes's Blog

So what's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s